oleh

KM Telok Betong Mampu Tampung 5 Ton Sampah

radarlampung.co.id – PT Pelindo II Cabang Panjang, Lampung berupaya mengurangi sampah di Laut dengan meluncurkan KM Telok Betong. Kapal pembersih sampah ini diharapkan dapat mewujudkan tata kelola sampah yang baik, sekaligus sebagai upaya pembentukan energi terbarukan.

Gubernur Lampung Arinal Djunaidi selaku Inspektur Upacara pencanangan laut bersih dan peluncuran kapal pembersih sampah, di Dermaga B Pelabuhan Panjang, Bandarlampung, Rabu (31/7), mengingatkan tentang pentingnya pengelolaan sampah yang baik hingga menciptakan energi yang terbarukan.

“Kita akan ada infrastruktur energi sebagai pembangkit energi lebih kurang 25 megawatt. Karena itu saya berharap kepada Pelindo untuk lebih cepat berkoordinasi mempersiapkan TPA (tempat pembuangan akhir) dan kita akan dirikan pabrik, Insya Allah tahun ini. Ini juga kita laksanakan karena saya mendapat dukungan dari Kemenko Maritiman, dan Pelindo sudah mewujudkan cara mengendalikan sampah maka kita juga akan mempersiapkan energinya pada masa yang akan datang,” ungkap Arinal.

Terkait pengelolaan sampah, Arinal menambahkan bahwa pengelolaan sampah harus berwawasan lingkungan, sehingga berpengaruh terhadap peningkatan kualitas hidup dan kesehatan bersama.

“Pengelolaan yang dilakukan ini haruslah berwawasan lingkungan, sehingga akan memberikan peningkatan kualitas hidup dan kesehatan kita. Maka sudah kewajiban kita bersama untuk memberikan perhatian khusus terkait pengelolaan sampah mulai dari hulu ke hilir,” ujarnya.

Menurut Arinal, Pemprov Lampung akan fokus melakukan pengelolaan sampah dengan baik sekaligus menjadikan sampah sebagai energi terbarukan dengan menerapkan sistem 3R (Reduce, Reuse, dan Recycle). “Kita akan melakukan pengelolaan sampah dengan menerapkan sistem 3R, sekaligus untuk membentuk energi terbarukan,” jelas Gubernur Arinal.

Terkait upaya dalam pembentukan energi terbarukan, Gubernur Arinal menjelaskan bahwa pembentukan energi terbarukan sudah menjadi inisiasinya, sekaligus dalam rangka mewujudkan tata kelola yang baik di Lampung.

“Kita akan menentukan titik lokasi sebagai tempat pengelolaan sampah menjadi energi terbarukan. Bahkan kita sudah mendapatkan sumber pembangunan terkait energi terbarukan ini. Kementerian Maritim sangat mendukung, dan sudah menentukan Provinsi Lampung sebagai provinsi pertama yang mendapatkan alokasi anggaran,” jelasnya.

Sementara itu, General Manager Pelindo II Cabang Panjang, Drajat Sulistyo mengatakan, kapal pengangkut sampah ini mampu menampung sampah hingga kapasitas 5 ton. Bahkan, kapal ini mulai beroperasi hari ini di sekitaran perairan teluk Lampung selama 24 jam non stop.

“Memang menciptakan laut bersih itu bukan hanya kewajiban dari unsur maritim, tetapi dari seluruh pihak yang terkait di wilayah itu. Karena itulah nantinya KM Telok Betong akan beroperasi setiap hari,” pungkasnya. (rma/kyd)

Komentar

Rekomendasi