oleh

Tarik Retribusi, Shopping Center Metro Nihil Pemeliharaan

RADARLAMPUNG.CO.ID – Pedagang Shopping Center melakukan pengecatan dan bersih-bersih lingkungan pasar setempat. Kegiatan bakti sosial ini dilakukan sebagai inisiatif para pedagang secara sukarela.

Ketua Persaudaraan Pedagang Pusat Perkotaan Kota Metro (P5KM) Sutan Fahli Arman mengatakan, semua biaya dikumpulkan dari seluruh pedagang di sana, tanpa melibatkan pemerintah kota.

“Biaya dari pedagang masing-masing dan besok kami akan kirimkan surat pemberitahuan kegiatan ini ke Dinas Perdagangan,” katanya kepada radarlampung.co.id, Rabu (31/7).

Baca :   Djohan Tekankan Koordinasi Antar Satker

Ia menambahkan, meskipun Shopping Center Metro bertahun-tahun memberikan kontribusi kepada pemerintah setempat melalui retribusi pasar, ironisnya tidak pernah tersentuh untuk kegiatan pemeliharaannya.

“Selama bertahun-tahun tidak pernah ada kegiatan pemeliharan atau pun perbaikan, padahal kami rajin membayar kontribusi sewa toko setiap hari,” ujarnya.

Sutan mengungkapkan, bersaran retribusi sewa toko yang dikenakan kepada para pedagang di lantai bawah sebesar Rp500 per hari dan Rp1.000 untuk pedagang di lantai atas. Bila dikalkulasikan bisa mencapai kisaran Rp1,5 miliar per tahun.

Baca :   Djohan Tekankan Koordinasi Antar Satker

“Kalau tidak salah, pembayaran retribusi tersebut sejak tahun 2015 setelah Pemkot Metro memenangkan gugatan atas PT Nolimax Jaya di pengadilan atau sejak Shopping Center kembali ke Pemkot,” jelasnya.

Tak heran, lanjut Sutan, kondisi bangunan Shoping Center yang terlihat kumuh dan tidak terurus lantaran tidak adanya pemeliharaan dari pemerintah setempat. (apr/kyd)



Komentar

Rekomendasi