oleh

Stok Menipis, DTPH Lambar Ajukan Penambahan Pupuk Bersubsidi

radarlampung.co.id – Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (DTPH) Lampung Barat mengusulkan penambahan alokasi pupuk bersubsidi tahun 2019 kepada DTPH Lampung. Ini dilakukan dengan pertimbangan penyerapan pupuk bersubsidi cukup tinggi, khususnya per Juli.

Kasi Saprodi Falen Herlindo mewakili Kepala DTPH Lambar Yedi Ruhyadi mengatakan, untuk data penyerapan alokasi pupuk 2019, Urea dengan alokasi terakhir 8.365 ton, terserap 4.889 ton. Kemudian SP-36, alokasi 1.250 ton terserap 1.148 ton; ZA, alokasi 1.283 ton terserap 1.132 ton; NPK-Phonska, alokasi 4.900 ton, terserap 4.457 ton, dan pupuk organik dari kuota 800 ton, terserap 355 ton.

“Kuota pupuk bersubsidi di Lambar makin menipis. Sebab serapan cukup tinggi. Seperti urea 58,44 persen, SP-36 91,68 persen, ZA 88,23 persen, NPK-Phonska 90,95 persen, dan organik 44,37 persen,” kata Falen.

Karena itu pihaknya mengajukan penambahan alokasi pupuk bersubsidi guna mendukung pertanaman atau luas tambah tanam (LTT) padi sawah di kabupaten itu.

“Setiap tahunnya memang kita mengajukan penambahan alokasi. Untuk realisasinya, tergantung kebijakan dari DTPH Lampung,” ujarnya. (nop/ais)

Komentar

Rekomendasi