oleh

Teknokrat Sabet Emas dan Perak di Ajang 8th Bali International Choir Festival

radarlampung.co.id- Universitas Teknokrat Indonesia kembali membuktikan kepada masyarakat bahwa Teknokrat mampu bersaing di tingkat Internasional. Dalam ajang 8th Bali International Choir Festival (BICF) 2019 pada 23 – 27 Juli di Discovery Kartika Plaza Hotel Kute Bali, Teknokrat berhasil meraih Silver Medal dalam Kategori mix youth, dan Gold Medal Katogori pop and jazz.

Pembina paduan suara Teknokrat Rischa Kustiyawati, S.Kom., menuturkan, persiapan mahasiswa untuk mengikuti ajang internasional tersebut kurang lebih 7 bulan demi memberikan hasil yang maksimal.

“Alhamdulillah, dengan persiapan dan perjuangan selama ini, mereka mendapatkan 2 medali sekaligus dalam 2 kategori yang berbeda yaitu Kategori mix youth memperoleh silver medal, dengan menyanyikan hope faith life love dan all things bright and beautifull. Kemudian, kategori pop and jazz meraih gold medal, dengan membawakan lagu it might as well be spring, dan how far i’ll go,” kata Rischa.

Dalam ajang tersebut, Teknokrat mengirimkan 38 mahasiswa mahasiswi terbaik yang terbagi dalam 3 fakultas yaitu Fakultas teknik dan ilmu komputer (FTIK), Fakultas sastra dan ilmu pendidikan (FSIP) dan Fakultas Ekonomi dan bisnis (FEB). Paduan suara tersebut dilatih oleh 4 pelatih yang telah berkompeten yaitu Naning Widayati, M.Pd., Yusi Indra Adiwijaya, S.S., Tian Hestiarto, S.pd., Marsha Katarina andreas, S.Pd., dan pianist Antonius Yudha Esma, serta pembina paduan suara teknokrat Rischa Kustiyawati, S.Kom.

Rischa juga mengatakan, kegiatan tersebut diikuti oleh 105 peserta dari 15 negara di dunia di antaranya Indonesia, Amerika, Korea Selatan, Italia, Malaysia, Singapura, Afrika Selatan, Filiphina, Vietnam, Spanyol, Slovenia, Thailand, India, China, serta Sri Lanka. Serta didukung oleh 16 juri profesional yang berasal dari 11 negara di dunia, 5 juri asal Indonesia, 3 juri asal Amerika, 1 juri asal Vietnam, 1 juri asal Thailand, 1 juri asal Italia, 2 juri asal Filipina, 1 juri asal Srilanka, 1 juri asal Slovenia, dan 1 juri asal Malaysia.  (rls/rur/wdi)

Komentar

Rekomendasi