oleh

Gempa 7,4 SR Terasa di Lamsel, Warga : Kalau Air Surut Kami Lari…

radarlampung.co.id – Gempa Bumi yang melanda Banten sekitar pukul 19.03WIB, Jumat (2/8), terasa sampai ke Provinsi Lampung, termasuk di Lampung Selatan.

Akibat gempa yang berkekuatan 7,4 SR, warga yang berada di daerah Pesisir Pantai Kecamatan Rajabasa Lampung Selatan (Lamsel) berhamburan. Ada warga yang mengungsi ke daratan yang lebih tinggi dan pula warga yang memilih bertahan.

Seperti Rohim (42) warga Rajabasa Lamsel mengaku trauma dengan gempa tsunami di akhir tahun 2018 lalu. Hal ini yang membuat Ia bersama keluarga memilih untuk mengungsikan barang-barangnya ke dataran tinggi.

“Anak dan istri saya sudah di ungsikan ke gunung. Trauma kami mas, lebih baik kami repot bawa-bawa barang dari pada harus tewas diterjang ombak,” ungkap Pria yang sedang membawa televisi ini, Jumat (2/8).

Berbeda dengan Ali (38) warga Rajabasa Lamsel, keluarganya memilih bertahan di rumah. Namun, dirinya masih memantau kondisi laut jika terjadi tsunami.

“Kalau keluarga saya masih dirumah mas. Tapi saya masih disini (pinggir laut Dermaga Bom) mantau kondisi laut. Kalau mau terjadi tsunami kan air laut akan surut dulu, baru ombak menghantam. Makanya saya lihat, air laut belum surut. Saya mantau Kalau-kalau air surut. Kalau air surut, saya langsung lari kerumah manggil anak sama istri saya. Keluarga saya sudah siap-siap nunggu kabar dari saya,” bebernya. (yud/wdi)

Komentar

Rekomendasi