oleh

Kasus OTT Pungli, Distan Lamtim Klaim Hanya Membuat Surat Serah Terima Hibah

radarlampung.co.id – Dinas Pertanian (Distan) Lampung Timur berharap pihak berwenang mengusut tuntas praktik pungutan liar (pungli) kepada kelompok tani penerima bantuan hibah traktor rotary (traktor bajak).

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Lamtim M. Yusuf H.R. menjelaskan, pada tahun anggaran 2017, Kementerian Pertanian menghibahkan 12 unit traktor rotary untuk kabupaten itu. Masing-masing lima unit merek Yanmar dan New Holand serta dua unit merek Kubota.

Untuk mendapatkan bantuan hibah traktor tersebut, kelompok tani mengajukan usul ke Dinas Pertanian dan Pangan Lamtim. Setelah diverifikasi, satuan kerja itu mengusulkan ke Kementrian Pertanian.

“Kementerian Pertanian menentukan  kelompok tani penerima. Begitu juga dengan pendistribusiannya,” kata M. Yusuf, Sabtu (3/8).

Menurut Yusuf, pihaknya hanya membuatkan berita acara serah terima bantuan hibah. Karena itu, ia mengaku tidak mengetahui sepak terjang Cecep Ahmad Nuraeni yang meminta imbalan kepada kelompok tani penerima bantuan hibah.

Cecep Ahmad Nuraeni yang merupakan tenaga ahli anggota DPR RI ini diamankan dalam operasi tangkap tangan yang dilakukan anggota Polres Lampung Timur.

“Tindakan yang dilakukannya (Cecep Ahmad Nuraeni, Red) di luar pengetahuan kami. Kami juga tidak mendapat laporan dari kelompok tani tentang pihak yang meminta imbalan atas bantuan hibah itu. Kami baru mengetahui setelah yang bersangkutan diamankan Polres Lamtim,” sebut dia.

Komentar

Rekomendasi