oleh

Lapangan Bola Way Dadi Baru Dipagar, Puluhan Polisi Bersiaga

RADARLAMPUNG.CO.ID – Jumat (2/8), lapangan bola di Kelurahan Way Dadi Baru mulai dipagar dan akan tertutup untuk umum. Hal itu dilakukan oleh warga yang mengklaim memiliki lahan tersebut. Dari informasi yang dihimpun di lapangan, lahan tersebut merupakan milik Mintardi Halim alias Aming.

Terpantau sejumlah pekerja tengah melakukan pemagaran di lokasi lapangan sembari tarlihat beberapa petugas kepolisain ikut berjaga di seputar Jl. Penghijauan atau di depan lapangan Way Dadi Baru.

“Ya mulai tadi pagi, lapangan yang biasa digunakan untuk main sepak bola ini dipagar oleh pemiliknya,” ujar salah satu warga Jl. Penghijauan, Kelurahan Way Dadi Baru yang enggan disebutkan namanya.

Menurutnya lapangan tersebut telah lama digunakan warga untuk bersantai dan dijadikan lapangan sepak bola. “Dulu sekitar tahun 1985-an sempat jadi sengketa dan dikavling-kavling, namun oleh pemuda sekitar saat itu disepakati untuk dibuat lapangan,”ujarnya.

Ia pun mengaku tidak mempermasalahkan jika saat ini lapangan tersebut dipagar. “Ya namanya bukan punya kita, kalau orangnya mau magar lokasi tersebut ya silahkan saja, kalau misalnya nanti akan dibangun bangunan tentu lebih bagus lah,” ujarnya.

Sementara Kapolsek Sukarame Kompol Mulyadi, menuturkan pihaknya pada Jumat (2/8) menurunkan 30 personil gabungan bersama Polresta Bandarlampung untuk menjaga pemagaran lapangan tersebut.

“Ya, informasinya ada warga yang komplain terakit pemagaran ini, dan juga pak Aming (Pemilik lahan,red) meminta pendampingan selama pemagaran lapangan tersebut,” ujarnya saat ditemui di lokasi, Jumat (2/8).

Terpisah, saat dikonformasi terkait kepemilikan lapangan ke Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Bandarlampung Trisno Andreas mengatakan bahwa lapangan bola di kelurahan Way Dadi Baru tersebut bukanlah milik kota.

“Oh kalau yang di Way Dadi Baru bukan punya pemkot itu, kalau lapangan bola di Way Dadi atau yang saat ini tengah dibangun stadion mini itu baru punya Pemkot Bandarlampung,” ungkapnya, Jumat (2/8). (pip/sur) 

Komentar

Rekomendasi