oleh

Dilan Soroti Pelayanan Publik Pringsewu

radarlampung.co.id – Mahasiswa meminta pemerintah daerah melalui instansi terkait lebih meningkatkan pelayanan publik. Salah satunya terkait pelayanan dokumen kependudukan yang dinilai kurang maksimal.

”Seperti kisah almarhum bayi Tegar yang saat itu sempat kesulitan mendapat bantuan dari pemerintah karena keluarganya tidak memiliki dokumen kependudukan yang lengkap,” kata Ketua Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC-IMM) Pringsewu Efi Hardianto dalam diskusi lintas gerakan (Dilan).

Kegiatan yang berlangsung di Cafe Teori Kopi (Teko) Kelurahan Pringsewu Timur tersebut diikuti peserta dari organisasi mahasiswa seperti KAMMI dan HMI.

Efi menuturkan, hal tersebut merupakan bukti kurangnya kesadaran masyarakat serta kurang maksimalnya sosialisasi dari pihak terkait di Pringsewu.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa juga memiliki catatan persoalan yang dibahas. Di antaranya peningkatan infrastruktur, kondisi pelayanan, ekonomi, profesional aparatur serta keberadaan Ikon Pringsewu.

Mahasiswa juga sepakat lebih proaktif mengontrol kinerja Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pringsewu demi terwujudnya pembangunan dan kesejahteraan bagi warga kabupaten berjuluk Bumi Jejama Secancanan tersebut. (mul/sag/ais)

Komentar

Rekomendasi