oleh

Optimalkan Posbindu untuk Antisipasi Risiko PTM

radarlampung.co.id – Deteksi dini faktor risiko penyakit tidak menular (PTM), menjadi perhatian serius Pemkab lampung Selatan. Terlebih saat ini terjadi pergeseran pola dari penyakit menular menjadi penyakit tidak menular.

Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setkab Lampung Selatan Supriyanto mengatakan, beberapa penyakit tidak menular seperti hipertensi, jantung, stroke, diabetes melitus, kanker terus meningkat.

”Salah satu program pengendalian penyakit tidak menular dan faktor risikonya, bisa dilakukan melalui upaya pencegahan, deteksi dini, pengobatan sampai dengan upaya rehabilitasi,” kata Supriyanto dalam sosialisasi gerakan deteksi dini PTM, Selasa (6/8).

Menurut dia, kegiatan promotif dan preventif seperti pencegahan dan deteksi dini dapat dilaksanakan dengan pemberdayaan masyarakat melalui kegiatan Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) yang dilaksanakan oleh kader terlatih.

“Saat ini kegiatan Posbindu dilaksanakan oleh kader di beberapa desa. Tujuannya sebagai screening untuk memilah masyarakat yang sehat, berisiko dan masyarakat yang sakit,” ujarnya.

Supriyanto menyampaikan, kegiatan Posbindu PTM memerlukan peran lintas program, seperti promosi kesehatan, gizi, pelayanan kesehatan, surveilans dan lain-lain. Selain itu, dibutuhkan dukungan lintas terkait seperti organisasi profesi, organisasi kemasyarakatan, organisasi keagamaan dan pemangku kepentingan lainnya.

Sementara Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Lamsel Kristi Endarwati menjelaskan, tujuan umum dilaksanakannya kegiatan itu adalah, tersosialisasinya program pencegahan dan pengendalian penyakit tidak menular kepada pemangku kepentingan. Baik lintas sektor maupun lintas program. (yud/ais)

Komentar

Rekomendasi