oleh

Suami Bakar Istri, Berujung Terbakar Keduanya

RADARLAMPUNG.CO.ID – Kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) menggegerkan warga Desa Panca Warna, Kecamatan Way Serdang, Mesuji. Ya, seorang suami tega membakar istri, yang juga mengakibatkan pria gelap mata tersebut ikut terbakar.

Kasatreskrim Polres Mesuji AKP Denis membenarkan kabar terjadinya peristiwa itu. “Suami korban telah ditetapkan polisi sebagai tersangka. Dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwanya,” ujar Denis, Selasa (6/8).

Denis menjelaskan, KDRT itu bermula saat pelaku, Sugiarto(26), hendak menderes karet. Awalnya, pelaku memindahkan BBM jenis Premium ke kendaraan. Saat memindahkan Premium dari motor baru ke sepeda motor lama, pelaku dengan sang istri, Indriyani(25), cekcok mulut.

“Keduanya membahas masalah ekonomi karena si pelaku tidak mempunyai pekerjaan,” imbuhnya.

Baca :   Cegah DBD Bupati Mesuji Ajak Masyarakat Lakukan 3M Plus

Setelah itu karena tidak tahan melihat kemarahan istri, pelaku emosi dan menyiramkan BBM ke tubuh korban serta langsung membakar menggunakan korek api.

“Karena tangan pelaku dalam keadaan masih basah akibat memegang bensin, jadi pelaku dulu yang terbakar. Pelaku berlari ke arah istri dan pada akhirnya keduanya terbakar,” beber Denis menerangkan peristiwa yang terjadi Kamis (1/8) sekitar pukul 06.00 WIB tersebut.

Seketika, warga sekitar datang untuk memadamkan api. Warga juga sesegera mungkin membawa pasangan suami istri tersebut ke Puskesmas untuk mendapatkan perawatan.

Sugiarto ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan Laporan Polisi LP /B-06/VIII/2019 / Polda Lampung/Res Mesuji/ Sek Way Serdang, Tanggal 2 Agustus 2019 tentang  KDRT, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 44 ayat (2) UU No. 23 tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga.

Baca :   Cegah DBD Bupati Mesuji Ajak Masyarakat Lakukan 3M Plus

“Barang bukti yang diamankan polisi 1 buah botol air mineral tanpa tutup sebagai wadah bekas menyimpan BBM jenis Premium, 1 helai kaos warna merah bertuliskan “I LOVE ANYER” dalam kondisi bekas terbakar di beberapa bagian, dan 1 buah korek api jenis gas warna putih/ bening merkG2000,” jelasnya.

Sekretaris Desa Panca Warna saat dihubungi Radarlampung.co.id, Selasa (6/8) mengatakan kondisi istri yang dibakar oleh suami sendiri itu berangsur membaik.

“Alhamdulillah sudah ada perubahan. Lukanya mencapai 70 persen, seperti luka di punggung dan tanganya. Saat ini kondisinya (Indriyani) membaik dan dia dirawat di RSUD Menggala Kabupaten Tulangbawang,” terangnya. (muk/sur)

Komentar

Rekomendasi