oleh

Danrem 043 Garuda Hitam Tutup TMMD Ke-105 Lampura

radarlampung.co.id – Komandan Korem (Danrem) 043 Garuda Hitam (Gatam) Kolonel Inf. Taufik Hanafi secara resmi menutup Program Terpadu TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-105.

Upacara penutupan program terpadu kemanunggalan ini digelar di Lapangan Desa Batu Nangkop Kecamatan Sungkai Tengah Kabupaten Lampung Utara (Lampura), Kamis (8/8).

Dalam laporannya, Letkol Inf. Krisna Pribudi mengatakan bahwa pelaksanaan program sasaran fisik maupun non fisik TMMD yang dilaksanakan satu bulan penuh telah mencapai target 100 persen.

Adapun sasaran fisik yakni, Pembukaan badan jalan sepanjang 2,2 meter, Pembuatan box culvert ukuran 2 x 6 meter, Pembuatan gorong-gorong Buis Beton 7 unit, Rehab Masjid Al – Istiqomah, pemasangan keramik dan Pengecatan gereja GKSBS, Pembuatan MCK dan tempat wudhu masjid Mambaul Huda dan Pembuatan talud sepanjang 80 meter.

“Untuk giat sasaran non fisik, Melaksanakan sunatan massal kepada anak-anak Desa Batu Nangkop sebanyak 40 orang, Melaksanakan pengobatan Gratis dari Dinas Kesehatan Kab. Lampura, Pelayanan pembuatan rekening dan penyuluhan dari Bank BRI Lampung Utara, Bassar murah dari Bulog, Pelayanan kependudukan oleh Dinas Dukcapil Kabupaten Lampung Utara, Penyuluhan hukum dan penyuluhan bahaya narkoba,” kata Letkol. Inf. Krisna Pribudi.

Sementara itu, amanat Panglima Kodam II/Sriwijaya yang dibacakan Danrem 043/Gatam Kolonel. Inf. Taufik mengatakan bahwa upacara penutupan TMMD ke-105 tahun 2019 di wilayah Sumbagsel yang dilaksanakan secara serentak di lima Kabupaten yakni, Musi Banyu Asin, Kabupaten Lampura, Tulangbawang,  Batanghari dan Kota Bengkulu.

TMMD ini, lanjut Taufik, telah dilaksanakan selama satu bulan sejak kegiatan kemanunggalan ini dibuka pada tanggal 10 Juli 2019 yang lalu. Para prajurit TNI, Anggota Kepolisian, Aparat Pemda dan seluruh komponen masyarakat telah bekerja keras guna tercapainya sasaran fisik maupun non fisik.

Lebih lanjut Taufik mengatakan, pada setiap kegiatan TMMD ini dapat disaksikan bersama semangat kebersamaan serta gotong royong yang terpancar di setiap wajah sekaligus cucuran keringat masyarakat dan aparat yang bersama – sama bekerja di lapangan.

Ini menjadi refleksi kekuatan yang sangat besar dari segenap komponen bangsa, yang memiliki visi,  misi dan tujuan bersama guna mengatasi berbagai persoalan pembangunan serta problematika kesejahteraan masyarakat.

“Semangat kebersamaan seperti inilah yang sebenarnya merupakan hakikat dari kemanunggalan TNI dengan rakyat yang merupakan Ruh perjuangan bangsa dan akan terus kita bangun serta pelihara,” tandasnya. (Ozy/kyd)



Komentar

Rekomendasi