oleh

Dinas PUPR Tubaba Instruksikan Brantas Buang Material Kotor

radarlampung.co.id – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) Iwan Mursalin mengintruksikan PT Brantas Abipraya membuang material yang tidak dapat dipergunakan untuk timbunan kontruksi dasar bangunan pasar modern yang sedang dikerjakan.

“Menurut penjelasan teknis dari pihak kontraktor dan panitia pengawas PUPR, material yang ada itu bekas galian sekitar bangunan dan diletakkan di atas kontruksi lantai untuk sementara waktu, sambil menunggu jadwal pengangkutan untuk dibuang,” kata Iwan kepada radarlampung.co.id, Jumat (8/8).

Karena itu, Iwan mengaku telah memerintahkan agar pengawas lapangan perusahaan tersebut untuk membuang seluruh material yang tidak sesuai dengan ketentuan konstruksi. Itu mengingat, pasar tersebut diharapkan bukan hanya sebagaia pasar seperti biasanya, namun juga sebagai ikon Tubaba.

“Jadi kami tidak mau terima jika barang yang dipakai tidak masuk spesifikasi teknis dan itu harus dibuang oleh pihak rekanan,” terangnya.

Terkait dengan penimbunan, sambung Iwan, pihaknya telah berkoordinasi dengan perusahaan. Bahkan menurut pihak perusahaan, penimbunan akan dilakukan pihak ketiga yang dapat menyediakan tanah dengan tetap memperhatikan prosedur dan kualitas material. “Jadi karena itu ada item pengadaan tanah, makanya nanti pasti ditimbun,” tandasnya.

Terpisah, Panitia Pengawas Teknis Kegiatan (PPTK) Dinas PUPR Tubaba, Rihmi juga memastikan bahwa material yang kotor tidak akan dipergunakan dan segera dikeluarkan dari lokasi bangunan.

Terlebih, secara teknis memang pekerjaan tersebut belum sampai di penimbunan, maka sebelum ditimbun agar material yang ada tidak akan dipakai segera dibuang. “Untuk pengadaan tanah itu keputusan perusahaan yang memenangkan tender senilai Rp77 miliar tersebut,” tanbahnya. (fei/kyd)

Komentar

Rekomendasi