Ekonomi Bisnis BNI Syariah Cabang Tanjungkarang Salurkan 23 Ekor Hewan Kurban

BNI Syariah Cabang Tanjungkarang Salurkan 23 Ekor Hewan Kurban

Penyerahan hewan kurban oleh Pemimpin BNI Syariah Cabang Tanjungkarang Ariyanto Wibisono kepada Ketua Yayasan Baitul Jannah Kemiling Ir. H. Sugirianto, M.M. FOTO DOKUMEN BNI SYARIAH CABANG TANJUNGKARANG
Penyerahan hewan kurban oleh Pemimpin BNI Syariah Cabang Tanjungkarang Ariyanto Wibisono kepada Ketua Yayasan Baitul Jannah Kemiling Ir. H. Sugirianto, M.M. FOTO DOKUMEN BNI SYARIAH CABANG TANJUNGKARANG

radarlampung.co.id – BNI Syariah bekerjasama dengan Yayasan Hasanah Titik (YHT) melaksanakan sejumlah kegiatan dalam peringatan Idul Adha 1440 Hijriah. Kegiatan ini diharapkan menjadi wadah bagi masyarakat, nasabah, maupun karyawan dalam menyalurkan hewan kurban dengan tepat sasaran dan menjangkau penerima manfaat lebih luas.

Senin (12/8), BNI Syariah Cabang Tanjungkarang menyelenggarakan Qurbanku Hasanahku bekerjasama dengan  Baitul Jannah Islamic School. Yakni kegiatan pengumpulan hewan kurban yang diberikan oleh nasabah, masyarakat, maupun karyawan melalui seluruh Kantor Cabang BNI Syariah. Kurban disalurkan ke masyarakat yang membutuhkan.

Baca :   Programkan Satu OPD Satu Sapi di Tanggamus

Penyembelihan dan penyerahan hewan kurban dihadiri Pemimpin BNI Syariah Cabang Tanjungkarang Ariyanto Wibisono, Ketua Yayasan  Baitul Jannah Kemiling Ir. H. Sugirianto, M.M. bersama segenap karyawan, di Baitul Jannah Islamic School Bandarlampung.

Ariyanto Wibisono mengatakan, ada 23 ekor hewan kurban yang disalurkan melalui BNI Syariah Kantor Cabang Tanjungkarang. Rinciannya, masing-masing dua sapi dan kambing dipotong di Baitul Jannah Islamic School. Enam ekor disalurkan melalui ACT, 10 kambing dan tiga ekor sapi disalurkan ke masjid sekitar rumah karyawan.

Baca :   Programkan Satu OPD Satu Sapi di Tanggamus

Seremonial tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Yakni dilaksanakan bekerja sama dengan sekolah atau lembaga pendidikan. ”Tujuannya memberikan pengetahuan atau sejarah kurban, sekaligus literasi keuangan syariah. Siswa akan diberikan pengetahuan sejarah melalui media story telling dan pengalaman langsung menyaksikan penyembelihan hewan kurban di sekolah atau lokasi lain yang telah ditentukan,” kata Ariyanto Wibisono.

”Dalam pelaksanaannya, Qurbanku Hasanahku juga mengandung unsur green activity untuk kelestarian lingkungan. Di mana, penyerahan hewan kurban menggunakan besek bambu,” imbuhnya.

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini