oleh

Pekerja Bukan Musuh, tapi Partner Perusahaan

radarlampung.co.id – Sebanyak 18 Pengurus Unit Kerja Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PUK SPSI) PT Great Giant Foods (GGF) dilantik Ketua SPSI Lampung Tengah Musa Ahmad di Training Center PT GGF, Senin (12/8). Musa berharap PUK SPSI bisa menjalankan tugas dengan baik dan menjalin komunikasi harmonis dengan perusahaan.

“Jalankan tugas sebaik-baiknya. Jalin komunikasi yang harmonis dengan perusahaan. Selesaikan segala persoalan dengan musyawarah,” kata Musa Ahmad.

Sementara Ketua DPC SPSI Lampung Hasan Nur Em Rasyid menyatakan, baru satu-satunya di Lampung, hubungan industrial pengusaha dan pekerja harmonis.

“Rasa-rasanya baru di sini (PT GGF, Red), satu-satunya hubungan industrial pekerja dan pengusaha harmonis. Dalam menyelesaikan persoalan tidak terjun ke jalan. Pemilihan ketua PUK SPSI juga difasilitasi perusahaan. Di sini juga bisa mewujudkan harapan SPSI. Tapi, bukannya tak pernah ada persoalan, namun bisa diselesaikan dengan komunikasi yang baik,” ujarnya.

Mantan Ketua PUK SPSI PT GGF Sulaeman juga menyatakan, perusahaan bukan lawan SPSI. “SPSI bukan lawan, tapi partner. Selama saya menjabat, hubungan perusahaan dan pekerja berjalan dengan baik. Semua program terbuka. Diketahui pihak perusahaan dan seluruh anggota SPSI. Menyelesaikan masalah juga bukan mencari menang dan kalah. Tapi, cari win-win solution. Bagaimana perusahaan ini bisa berkembang. Apalagi ada sekitar 55.000 jiwa bergantung dengan perusahaan ini,” tegasnya.

Sementara Ketua PUK SPSI PT GGF Ishak Hendra mengaku pasar bebas menjadi kekhawatiran. “Pasti akan banyak masuk tenaga kerja asing. Tapi, kita siap menghadapi daya saing kerja. Menciptakan sistem usaha yang produktif. Saya juga ingin PUK SPSI PT GGF jadi pilot project. Kita akan lakukan pelatihan kerja untuk meningkatkan mutu SDM,” katanya.

Semua program yang telah berjalan, kata Ishak, akan dilanjutkan. “Kita akan berupaya pekerja lebih produktif, bagus, dan perusahaan terus berkembang. Penyerapan tenaga kerja juga bertambah. Apalagi PT GGF penyumbang PAD terbesar dan devisa negara. Kita akan terus berkomunikasi dengan manajemen perusahaan dan terus berinovasi,” ujarnya.

Ishak melanjutkan, PUK SPSI PT GGF ada delapan unit kerja. Salah satunua di Lampung Timur. “Makanya SK kita yang menerbitkan pengurus daerah, bukan cabang. Perjanjian kerja juga pengesahan di provinsi. Dari 9.000 anggota PUK SPSI PT GGF, ada yang berstatus karyawan atau permanen serta perjanjian kerja waktu tertentu dan tidak tertentu (PKWT-PKWTT). Ada juga tenaga kontrak yang sedang proses pengangkatan,” ungkapnya. (sya/ais)

Komentar

Rekomendasi