oleh

Tersangka Salah Sasaran, Sopir yang Ditebas Bukan Target Utama

radarlampung.co.id – Rasa tersinggung diduga menjadi pemicu Azis (30), karyawan Rumah Makan WK di jalan lintas timur Sumatera, Desa Wirabangun, Mesuji melakukan pembunuhan hingga menyebabkan korbannya tewas.

Kasatreskrim Polres Mesuji AKP Denni mengatakan, hasil pemeriksaan sementara, diduga pembunuhan itu dilatarbelakangi dendam. ”Kita sudah lakukan pemeriksaan terhadap tersangka (Aziz, Red). Hasil keterangan sementara yang kita dapatkan, ia dendam dengan salah seorang sopir. Sebab ia sering ditertawakan,” kata Dennis, Senin (12/8).

Memang, Azis memiliki keterbatasan fisik. Lelaki yang bertugas mengantar minuman ini tidak memiliki tangan kiri. Diduga karena kerap ditertawakan, menyebabkan ia dendam.

”Karena emosinya memuncak dan tersangka memang cepat tersinggung serta temperamental, akhirnya dia meluapkan kepada Sunarto, sopir yang sedang tidur di rumah makan. Tapi tersangka salah sasaran. Sebab yang ia tebas bukan sopir yang diincar,” ujarnya.

Ini diperkuat dari pengakuan Azis. ”Tersangka kita mintai keterangan dan dia mengaku salah target,” sebut dia. Dennis melanjutkan, dalam kasus ini pihaknya juga meminta keterangan tiga saksi.

Diketahui, Sunarto (40), tewas dianiaya saat tidur di Rumah Makan WK, sekitar pukul 03.30 WIB, Minggu (11/8). Sopir asal Jambi ini meregang nyawa dengan luka parah di leher dan dagu.

Seorang lagi, Siswandi, warga Kalianda, Lampung Selatan mengalami luka bacok di lengan dan punggung.

Polisi mengamankan Azis, karyawan Rumah Makan WK yang diduga sebagai pelaku. Barang bukti yang disita berupa golok dan baju korban.

Dennis mengatakan, berdasar keterangan Siswandi, saat kejadian, ia sedang tidur. Lelaki yang juga bekerja sebagai sopir ini terbangun ketika mendengar suara benda keras. 

“Saksi Siswandi bangun dan melihat leher korban Sunarto telah terluka hingga hampir putus,” kata Dennis.

Dari sini, Azis yang tidak memiliki tangan kiri ini menyerang Siswandi. Ia sempat menangkis dengan tangan hingga terluka. “Setelah itu, tersangka melarikan diri,” ujarnya.

Mendapat informasi penganiayaan, anggota Polres Mesuji menuju lokasi kejadian dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Bersama pemilik rumah makan, polisi berusaha mengejar Azis. Lelaki itu berhasil ditangkap tidak jauh dari lokasi kejadian. (muk/ais)

Komentar

Rekomendasi