Hukum Kriminal Cegah Paham Radikalisme, Ditintelkam Polda Lampung Sosialisasi ke 6.000 Maba Unila

Cegah Paham Radikalisme, Ditintelkam Polda Lampung Sosialisasi ke 6.000 Maba Unila

Kasubdit Kamneg Direktorat Intelkam Polda Lampung AKBP Akbar Ahmad Defyudi saat memberikan materi bahaya paham radikalisme kepada 6.000 maba Unila, Selasa (13/8). FOTO ANGGRI SASTRIADI/RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – Direktorat Intelkam Polda Lampung melakukan sosialisasi dan penyuluhan anti radikalisme kepada 6.000 mahasiswa baru (maba) Universitas Lampung (Unila) di Gedung Serba Guna (GSG), Selasa (13/8).

Kasubdit Kamneg Direktorat Intelkam Polda Lampung AKBP Akbar Ahmad Defyudi mengatakan, ini rangkaian kegiatan dari Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) di Unila.

“Memang ada kepedulian dari Polda Lampung untuk mencegah paham radikalisme ke mahasiswa, terutama yang baru masuk,” ujarnya.

Baca :   Merasa Namanya Tercemar, Caleg Terpilih Asal Pringsewu Lapor ke Polda Lampung

Dalam penjelasan paham anti radikalisme itu, dirinya menjelaskan bagaimana Polda Lampung melihat proses pencemaran paham radikalisme. “Yang merupakan ancaman utama. Dan dengan adanya ancaman itu mahasiswa bisa mempunyai daya tangkap, daya tolak. Supaya daya paham itu menolak dan menyebar meluas di lingkungan mahasiswa,” ungkapnya.

Menurutnya, mahasiswa merupakan generasi penerus bangsa yang juga harus paham ancaman radikalisme. “Ya mahasiswa ini merupakan generasi emas kejayaan bangsa ini. Artinya, potensi paham radikalisme ini memang ada di mana-mana jadi tinggal kita peka saja terhadap lingkungan, agar mereka (mahasiswa, red) bisa tidak terpengaruh dengan itu,” tuturnya.

Baca :   Merasa Namanya Tercemar, Caleg Terpilih Asal Pringsewu Lapor ke Polda Lampung

Dan, ia pun berharap agar ribuan mahasiswa baru ini untuk bisa mempunyai daya tangkal dan lawan terkait paham-paham radikalisme. “Karena paham ini merupakan ancaman buat kita semua, kalau dia sudah terpapar radikal nanti bisa saja menggunakan kekerasan dan juga merugikan orang lain,” tandasnya. (ang/sur) 

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini