oleh

Soal Impor Kopi, DPRD Lampung Tunggu Hasil Penyelidikan Polisi

radarlampung.co.id – Persoalan Impor kopi Lampung masih belum menemukan titik terang. Hal ini semakin diperparah dengan langkah DPRD Lampung yang hanya menunggu hasil penyelidikan yang dilakukan Polda Lampung.

Sekrektaris Komisi II DPRD Lampung Joko Santoso mengatakan, sampai saat ini beberapa keterangan telah berhasil diperoleh pihaknya usai meggelar rapat dengar pendapat bersama Importir, Asosiasi, dan OPD (organisasi perangkat daerah) terkait.

Namun, pihaknya masih menunggu hasil penyelidikan yang dilakukan Polda Lampung. “Saat ini kami juga menunggu hasil dari Polda, kan Polda juga panggil Pelindo II dan Beacukai,” kata Joko, Rabu (14/8).

Nantinya, DPRD akan meminta informasi terkait hasil pemanggilan yang dilakukan Polda Lampung. Apabila datanya sudah cukup, maka pihaknua tidak perlu memanggil Pelindo II maupun Beacukai. Namun langsung membuat rekomendasi ke Kementerian soal impor kopi ke Lampung.

“Setelah mereka panggil, nanti kami informasi ke Polda soal datanya. Kalau nanti datanya cukup kami buat rekomendasi, maka kami langsung rekom, kalau belum maka akan kami panggil kembali,” tambahnya.

Rekomendasi sendiri memang ujung langkah yang bakal dilakukan DPRD Provinsi Lampung untuk menjaga kualitas kopi Lampung yang telah di ekspor di berbagai negara. Termasuk mensejahterahkan petani kopi di Lampung.

“Ya di akhir kami jelas akan memberikan rekomendasi ke Kementerian Perdagamgan melalui Pemprov Lampung yang juga akan kami tembuskan ke DPR RI,” tandasnya. (rma/kyd)

Komentar

Rekomendasi