oleh

Api Masih Membara di Sejumlah Titik Karhutla

RADARLAMPUNG.CO.ID – Petugas gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mesuji, dibantu TNI dan polri terus berupaya memadamkan titik api kebakaran hutan dan lahan di kawasan Dusun Umbul Ben, Kecamatan Mesuji dan dusun Umbul Sempu, Desa Margojadi, Kecamatan Mesuji Timur.

Kepala BPBD Mesuji Sahril, Rabu (14/8) menjelaskan, tim masih berjibaku untuk memadamkan api akibat kebakaran hutan dan lahan Karhutla. Tim yang terdiri dari BPBD Mesuji TNI dan polri hingga hari ketiga mencapai 125 orang .

Sahril menambahkan, kebakaran lahan gambut yang sudah terbakar cukup sulit untuk dipadamkan. Padahal tim sudah menyiramkan air dan api sempat padam. Namun lokasi gambut membuat api sulit dipadamkan sebab mati secara fisik tapi di kedalaman masih tetap hidup.

“Itu yang cukup menyulitkan pemadaman namun api per hari ini sudah berangsur angsur mulai bisa kita jinakkan,” terangnya.

Dia mengaku saat ini pihaknya terus melakukan pemantauan di sejumlah wilayah yang dianggap rawan terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Untuk mengantisipasi adanya kebakaran ia berharap kepada warga yang akan membuka pekarangan atau lahan di musim kemarau diimbau tidak dengan cara dibakar dalam pembersihan lahan.

Senada, Pelaksana Harian (Plh) Kapolres Mesuji AKBP Prianto Teguh Nugroho mengingatkan agar masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan sembarangan, yang dapat merugikan masyrakat banyak.

Bahkan Kapolres meminta masyrakat untuk meninggalkan kebiasaan lama, dengan membakar lahan untuk kebutuhan menanam padi sonor. Yaitu kecenderungan membakar lahan yang setelah terbakar saat musim hujan masyrakat menanaminya padi dengan cara menajuk.

Dikatakan dia, sejauh ini pihaknya melalui anggota Polsek jajaran dan Bhabinkamtibmas, tetap memantau perkembangan dan memberikan imbuan kepada masyarakat untuk tidak membakar hutan dan lahan sembaran di musim kemarau seperti saat ini. (muk/sur)

Komentar

Rekomendasi