oleh

Kube Harus Bisa Mengelola Usaha setelah Terima Bantuan Modal

RADARLAMPUNG.CO.ID – Menerima bantuan modal usaha harus bisa mengelolanya. Hal inilah yang menjadi harapan Bupati Lampung Tengah Loekman Djoyosoemarto kepada Kelompok Usaha Bersama (Kube).

“Saya harap Kube penerima bantuan modal usaha serius mengelola usahanya. Jangan hanya mendapatkan bantuan modal usaha tidak bisa mengelolanya dan jalan sesuai harapan! Pahami cara pengelolaan bantuan agar bisa berkembang serta tata cara pertanggungjawaban dan pelaporan keuangan melompok yang baik dan benar,” kata Loekman saat membuka bimbingan teknis penerima manfaat Kube di aual BMT Assafiyah, Kecamatan Kotagajah, Kamis (15/8).

Kepada pendamping Kube, Loekman meminta memperhatikan penerima bantuan modal ini. “Saya juga minta pendamping awasi penerima bantuan Kube. Berikan masukan usaha yang pas dan cocok. Jangan malah modal habis, usaha tak jalan,” ujarnya.

Baca :   Disdukcapil Lamteng ‘Nyetok’ Blanko e-KTP

Bupati gotong-royong ini menuturkan, Kube merupakan bantuan Kementerian Sosial. “Ini bantuan Kemensos yang fokus dalam kesejahteraan sosial masyarakat. Tujuannya memberdayakan masyarakat miskin dengan memberikan modal usaha yang disalurkan melalui kelompok,” ungkapnya.

Sedangkan Kepala Dinas Sosial Lamteng Zulfikar Irwan menyatakan bantuan dari Kemensos diberikan kepada 50 kelompok. “Bantuan diberikan kepada 50 kelompok di lima kecamatan. Padahal kita usul 80 kelompok. Setiap kelompok mendapat bantuan modal usaha Rp20 juta. Dana ditransfer langsung ke rekening masing-masing kelompok,” katanya.

Baca :   Disdukcapil Lamteng ‘Nyetok’ Blanko e-KTP

Jenis usaha yang dikelola, kata Zulfikar, beraneka ragam. “Ada usaha penggemukan sapi, beternak kambing, jual BBM eceran, dll. Sebanyak 50 kelompok penerima ini telah melalui tahap verifikasi,” ungkapnya. (sya/sur)

Komentar

Rekomendasi