Bandarlampung Pahlawan Revolusi Bangkit di Polresta Bandarlampung

Pahlawan Revolusi Bangkit di Polresta Bandarlampung

172
Sejumlah personel Satlantas Polresta Bandarlampung mengenakan baju saat zaman perjuangan ketika memberikan pelayanan kepada warga yang hendak mengikuti uji praktik SIM di halaman Mapolresta, Jumat (16/8). FOTO M. TEGAR MUJAHID/RADARLAMPUNG.CO.ID
Sejumlah personel Satlantas Polresta Bandarlampung mengenakan baju saat zaman perjuangan ketika memberikan pelayanan kepada warga yang hendak mengikuti uji praktik SIM di halaman Mapolresta, Jumat (16/8). FOTO M. TEGAR MUJAHID/RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – Pakaian ala jaman perjuangan jadi pemandangan unik dan berbeda dari petugas kepolisian Sat Lantas Polresta Bandarlampung, Jumat (16/8). Nuansa berbeda itu sengaja mereka tampilkan dalam rangka menyambut HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74 di Kantor Pelayanan SIM Polresta Bandarlampung.

Kapolresta Bandarlampung Kombes Wirdo Nefisco menyebutkan, perayaan dalam rangka HUT RI ke-74 ini memang berbeda daripada tahun sebelumnya. Di tahun ini pihaknya sengaja memberikan kesan lain, khususnya untuk mengingat kemerdekaan.

Baca :   Miris, Pelanggaran Lalu Lintas Naik Nyaris Separo dari Tahun Lalu

“Hal ini memang sengaja dilakukan untuk memperingati dan memeriahkan Hari Kemerdekaan RI ke -74. Juga untuk mengenang dan menghormati jasa para pahalawan agar para pemohon SIM di Bandarlampung dapat mengenang, merasakan, serta memelihara hasil perjuangan tersebut dengan contoh kecil tertib berlalu lintas dan dalam hal ini tertib kelengkapan berkendara dengan melengkapi diri dengan surat izin mengemudi,” katanya.

Baca :   Miris, Pelanggaran Lalu Lintas Naik Nyaris Separo dari Tahun Lalu

Kasat Lantas Polresta Bandarlampung AKP Reza Khomeini menuturkan, para petugas yang terdiri dari polwan dan polki mempersiapkan kostum tersebut beberapa hari dan akan dikenakan selama Agustus ini.

“Temanya pahlawan revolusi untuk pria dan pakai kebaya untuk wanitanya. Kita siapkan beberapa waktu sebelumya satu dan dua hari, ada 12 anggota yang dilibatkan. Sejauh ini respon masyarakat sangat bagus dan positif. Unik dan humanis,” tambahnya. (mel/sur)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini