oleh

Resmi Dibuka, Damarian Ajak UMKM Bersinergi

RADARLAMPUNG.CO.ID ㅡ Damarian Pusat Oleh-oleh Lampung yang berada di Jl. Ryacudu C8 Korpri, Bandarlampung resmi menggelar grand opening, Jumat (16/8). Mengusung tagline “Go 100 UMKM”, Damarian ini diharapkan bisa menjadi wadah berkumpulnya usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Lampung.

Acara grand opening pusat oleh-oleh khas Lampung tersebut dihadiri sejumlah UMKM, anggota Indonesia Marketing Association (IMA) Lampung, perwakilan JNE Lampung, perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Lampung, serta Chairman Radar Lampung Group H. Adriansyah.

Owner Damarian Pusat Oleh-oleh Lampung Heri Andrian mengatakan, untuk saat ini sudah ada 53 UMKM di Lampung yang memasarkan produk-produknya di Damarian. Mulai dari produk kripik, kopi, sambal, hingga kerajinan tangan.

“Harapannya dalam waktu dekat ini bisa menjadi 100 UMKM dan memang kami juga harus mulai jemput bola. Sebab masih banyak UMKM di kabupaten-kabupaten yang kesulitan dalam memasarkan produknya. Nah itu yang akan kita coba rangkul nantinya,” katanya Ketua IMA Lampung tersebut.

Menurutnya, untuk dapat bergabung dengan Damarian sendiri caranya cukup mudah. Pihaknya hanya perlu memastikan bahwa produk UMKM tersebut higienis, memiliki izin produk industri rumah tangga (P-IRT), serta terjamin kehalalannya.

Selain itu, Damarian juga berusaha memberikan kemudahan layanan bagi konsumen yang ingin berbelanja di Damarian Pusat Oleh-oleh Lampung. Seperti kemudahan pembayaran melalui Go-pay, serta pengiriman antara kota dengan layanan JNE dan Go-send.

“Jadi kalau untuk dalam kota itu kita pakai Go-send, kemudian kalau keluar kota misalnya ke Jakarta, Bandung, atau lain-lain itu bisa pakai JNE. Selain itu untuk pembayaran non-tunai bisa melalui Go-pay dan dalam waktu dekat juga kita bisa menerima layanan debit atau pembayaran non-tunai lainnya,” tandasnya.

Sementara itu, Chairman Radar Lampung Group H. Adriansyah mengatakan, Damarian Pusat Oleh-oleh Lampung yang baru dibuka selama tiga bulan tersebut mengusung konsep unik. Cocok bagi pecinta kopi, sebab Damarian sendiri menyediakan berbagai jenis kopi dari berbagai brand.

Dirinya juga mendukung misi Damarian untuk memberikan wadah para UMKM dalam memasarkan produk-produk olahannya. Baik untuk produk makanan, minuman maupun kerajinan tangan khas Lampung.

“Ini menjadi keinginan bersama sebenarnya. Bagaimana kita bisa lebih menghidupkan UMKM dan memberikan akses yang lebih luas sehingga bisa menembus dunia marketing yang lebih tinggi. Nah, ini juga yang sedang coba digapai Damarian,” tuturnya.

Senada diungkapkan Dewan Penasehat IMA Chapter Bandarlampung Jailani Wijaya yang turut hadir dalam acara grand opening tersebut. Dirinya juga berharap para UMKM di Lampung dapat memanfaatkan Damarian sebagai sarana guna memasarkan produk-produknya.

“UMKM menjadi sebuah basis ekonomi sekarang ini. Nah, Damarian sendiri merupakan salah satu wadah berkumpulnya para UMKM tersebut. Kalau tidak dimanfaatkan, saya rasa akan sayang sekali,” pungkasnya.

Diketahui, selain menggelar grand opening pada Jumat (16/8) ini, Damarian juga akan menggelar kegiatan lain dalam rangka merayakan Hari Kemerdekaan. Di antaranya dengan menggelar berbagai perlombaan menarik dalam rangka memperingati HUT RI, pada Sabtu (17/8).

Serta di sore hari, akan digelar kegiatan Bisnis Talk UMKM yang akan dihadiri komunitas mobil, motor, dan masyarakat umum. Bisnis Talk UMKM ini nantikan akan menghadirkan pembicara seperti Owner Encim Gendut, Owner Keripik Azka Jaya, Gojek Indonesia, dan perwakilan Dewan Kopi.

Sementara pada 18 Agustus, akan digelar lomba mewarnai yang diikuti 100-150 siswa TK dan SD. Ada juga perlombaan yang digelar Telkomsel, seperti Mobile Legend, PUBG, FREE FIRE, Stand Up Comedy, dan Night Food Festival. (ega/sur) 



Komentar

Rekomendasi