oleh

Ditanya Terkait OTT Jamal, Kaban Kesbangpol Minta Media Jangan Berlebihan

RADARLAMPUNG.CO.ID – Kepala Badan (Kaban) Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Fitter Syahboedin meminta media tidak terlalu berlebihan dalam memberitakan kasus operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Plt. Kasubag Umum Jamal Muhammad Nasir.

“Sebetulnya kalau saya melihatnya ada standar operasional kerja (SOP). SOP kan ada, menurut saya harus mengikuti SOP. Dan saya sampaikan penanganan perkaranya sudah jelas,” ujar Fitter -sapaan akrabnya- kepada radarlampung.co.id, saat ditemui di kantornya, Senin (19/8).

Mantan Kepala Dinas (Kadis) Lingkungan Hidup Provinsi Lampung ini menambahkan, Jamal sedang tidak masuk kerja. Dan belajar dari kasus (OTT, red) ini ia akan mengawasi staf-staf sesuai dengan SOP.

“Kita harus tetap ketat siapapun juga yang akan melakukan tindakan itu (pungli, red) akan kita tindak. Karena menurut saya SOP itu jelas tidak boleh melakukan pungutan apapun. Jadi kita percayakan penegakan hukum itu ke Kejati Lampung,” tegasnya.

Ditanya apakah dirinya selama ini mengetahui pungli yang dilakukan Jamal, Fitter pun terkesan gusar.

“Maksud kamu bagaimana? kan ada SOP. Kalian tahu semua aparat kita sama lah ya. Kita termasuk saya, enggak ada (melakukan pungli, red). Kalau ada unsur-unsur itu (Pungli, red) enggak ada, ini jangan terlalu di-blow up, ya menurut saya ada hal-hal (pungli, red) Rp850 ribu apa sih,” ungkapnya. (ang/sur)

Komentar

Rekomendasi