Bandarlampung Suami Dilantik Jadi Dewan, Nuri Maulida Cukup Fokus Jadi “Ibu RT” Saja

Suami Dilantik Jadi Dewan, Nuri Maulida Cukup Fokus Jadi “Ibu RT” Saja

1393
Nuri Maulida menemani sang suami Pandu Kusuma Dewangsa (paling kanan) usai dilantik menjadi anggota DPRD Bandarlampung periode 2019-2024 di gedung paripurna DPRD setempat, Senin (19/8). FOTO M. TEGAR MUJAHID/RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – Datang menyaksikan pelantikan suami tercinta, Nuri Maulida mengaku akan fokus menjadi ibu rumah tangga (IRT) dan mendukung sepenuhnya kegiatan suaminya menjadi anggota DPRD Bandarlampung periode 2019-2024.

“Alhamdulillah saat ini saya sudah fokus menjadi ibu rumah tangga, jadi sekarang tugas saya adalah me-support suami,” kata Nuri saat ditemui usai acara pelantikan di gedung paripurna DPRD setempat, Senin (19/8).

Menurutnya, perjuangan mendampingi suaminya terpilih kembali menjadi legislator bukanlah sesuatu yang mudah diraih. Meyakinkan rakyat meraih 4.931 suara butuh perjuang keras.

“Saya merasa lega. Ini bukan sesuatu perjuangan yang mudah, tetapi perjuangan yang melalui kerja keras. Sosialisasinya yang engga cuma sebentar. Alhamdulillah, suami saya bukan yang sekedar mencapai jabatan hanya untuk gelar semata, melain benar-benar belusukan dan merangkul rakyat,” ujarnya.

Dirinya bilang, pengalaman terjun di dunia perpolitikan menemani sang suami merupakan sesuatu yang baru baginya. Namun, melihat keseriusan sang suami yang betul-betul memperjuangkan rakyat justru dirinya merasa bangga.

Nuri berharap, sang suami dapat menjalankan tugasnya sebagai wakil rakyat. “Semoga amanah dan menjadi wakil rakyat yang benar-benar memperjuangkan suara rakyat, sehingga rakyat bisa terpuaskan sesuai harapan yang mereka inginkan,” imbuhnya.

Di sisi lain, Pandu Kesuma Dewangsa mengucapkan terima kasih atas terpilihnya kembali dirinya menjadi wakil rakyat. “Kita sebagai fungsionalnya DPRD menjaga aspirasi rakyat, budgeting, dan monitoring, agar kedepannya terus dipercaya oleh rakyat, maka harus serius menjalankan tugas itu,” katanya.

Dirinya mengaku akan terus berkarya dalam perpolitikan, sehingga apabila memang ada jalan untuk menuju menjadi eksekutif, dirinya akan melihat peta perpolitikan kedepannya di Kota Bandarlampung.

“Setidaknya dalam pilkada serentak, bila tidak di Kota Bandarlampung, mungkin bisa di kabupaten lain. Waktu tahun 2018, saya coba di Tanggamus, tapi Allah belum kasih jalan, mungkin insyaAllah kedepannya,” tandas politikus PPP ini. (apr/sur)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini