Berita Utama Hilang Kendali, Grand Max Terbang Hantam Truk Hino, Satu Tewas

Hilang Kendali, Grand Max Terbang Hantam Truk Hino, Satu Tewas

1131
FOTO MELIDA ROHLITA/RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – Diduga hilang kendali, sebuah pikup Grand Max putih BE 9589 CT terbang dan menghantam truk Hino hijau BE 8163 AO. Akibatnya satu orang dikabarkan tewas di tepat. Insiden ini terjadi di depan SPBU bypass, Jl. Soekarno Hatta, Bandarlampung, Selasa (20/8) sore.

Kejadian yang diketahui berlangsung sekitar pukul 15.00 WIB itu menurut saksi penjual somay di tempat kejadian, Ahmad (46), saat itu mobil Grand Max melaju kencang dari arah Rajabasa menuju Bakauheni. Saat melintas di depan sebuah minimarket mobil tersebut kehilangan kendali dan terbang tepat ke bagian depan truk Hino di jalan berlawanan arus.

“Mobil itu sudah seperti ngebut dan loncat dari arah Rajabas, sampai dia terbang dan menghajar mobil truk deket pom pensin,” katanya di TKP.

Baca :   Truk Hantam Dua Rumah di Kotaagung Timur, Tujuh Luka-luka

Menurutnya, dari insiden itu pengemudi Grand Max yang bermuatan atap baja ringan itu meninggal. Diketahui korban bernama Edi (47), warga Jl. Gatot Subroto, Tanjung Gading, Tanjungkarang Timur, Bandarlampung.

“Satu meninggal dunia di tempat, karena luka parah, dan pengemudi truknya luka berat dan sekarang dibawa ke Rumah Sakit Imanuel Bandarlampung,” ujarnya.

Sementara itu, Kasat Lantas Polresta Bandarlampung AKP Reza Khomeini mengungkapkan bahwa pengemudi truk Hino Andi Sutisna (27), warga Gedong Tataan Pesawaran saat kejadian membawa muatan air mineral, saat ini tengah dirawat intensif di Rumah Sakit Imanuel.

Baca :   Tewaskan Dua Pekerja, Truk Masuk Jurang di TNBBS

“Iya lost control. Ada yang sedang dirawat di RS setelah sempat terjepit di dalam truk. Saat ini mengalami luka di bagian kuping, pipi sobek, dan kaki,” ungkapnya.

Menurutnya, pihaknya kini sudah mengamankan lokasi dan mengevakuasi mobil yang terlibat dalam kecelakaan tersebut.

“Sudah, petugas sudah kesana untuk evakuasi korban dan mengamankan mobil berikut TKP,” terangnya.

Sementara itu, sepupu korban Andi Sutisna, Joko, mengungkapkan bahwa korban akan menuju Rajabasa. “Katanya mau pulang ke pangkalan abis muat air mineral,” ungkapnya.

Berdasarkan pantauan, Andi masih sangat terlihat kesakitan di Ruang IGD Rumah Sakit Imanuel. (mel/sur)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini