Berita Utama Progress 97 Persen, HK Pastikan Tol Terbanggi Besar-Kayu Agung Siap Beroperasi September

Progress 97 Persen, HK Pastikan Tol Terbanggi Besar-Kayu Agung Siap Beroperasi September

748
Foto Hutama Karya for radarlampung.co.id

radarlampung.co.id – PT Hutama Karya (HK) menargetkan Operasional Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) Terbanggi Besar-Kayu Agung siap beroperasi pada September 2019 mendatang.

Kepala Cabang PT Hutama Karya Tol Terbanggi Besar-Kayu Agung, Yoni Satyo mengatakan, saat ini pihaknya masih menyelesaikan sejumlah pekerjaan jalan. Terutama di Gerbang Tol Lambukibang, Lampung Timur.

“Iya saat ini memang masih menyelesaikan pekerjaan di Gerbang Tol Lambukibang karena kemarin ada kendala pembebasan lahan untuk gerbang tolnya. Sehingga sekarang masih ada pengerjaan di gerbang tol tersebut,” kata Yoni, Kamis (22/8).

Gerbang tol Lambukibang memang satu-satunya yang masih dilakukan pembangunan, sementara lima gerbang tol lainnya sudah siap. Kelima gerbang tol ini diantaranya Gunung Batin, Menggala, Way Kenanga, Simpang Pematang, dan Kayu Agung.

Secara keseluruhan, Yoni mengatakan posisi saat ini pengerjaan jalan tol berkisar 97 persen. Selain pengerjaan gerbang tol, pengerjaan rest area juga masih dilakukan

“Untuk rest area, baru dua yang masuk progres. Keduanya di kilometer 215 dan 234. Untuk 7 lainnya dari total 9 rest area akan dioperasikan saat jalan tol resmi beroperasi. Namun memang operasionalnya sementara,” tandasnya.

Sementara pada awal Agustus lalu, pihaknya menerima kunjungan dari Badan Pengelola Jalan Tol (BPJT) untuk melakukan Uji laik operasi jalan Tol. Di mana, uji ini untuk mendapatkan sertifikat laik operasi sebagai syarat beroperasinya jalan tol dan proses ini masih terus dilakukan pihak HK di Pusat.

Dari hasil ini, beberapa hal di Jalan Tol Terbanggi Besar-Kayu Agung pun perlu harus mendapat beberapa perbaikan. “Dari hasil kunjungannya ini memang ada permintaan penyempurnaan di beberapa lokasi dan perbaikan dibeberapa titik. Mulai soal rambu-rambu yang kotor, ada bagian yang lupa dikasih marka, reflektornya hilang harus di tambahkan, adapula terkait jenset di kantor yang mati dan harus diperbaiki,” tambahnya.

Mengenai hal ini, Yoni mengatakan langsung melakukan perbaikan. Kemudian nantinya jika dirasa sudah siap, pihaknya akan kembali mengundang BPJT untuk melakukan kunjungan keduanya ke Lampung.

“Karena kemarin masih banyak yang diminta untuk perbaiki, maka nanti akan kami rencanakan untuk ada kunjungan kedua setelah kami nyatakan seluruhnya sudah siap, dan semua catatan sebelumnya sudah dilaksanakan. Tapi rencananya akhir Agustus ini kami akan undang lagi untuk kunjungan kedua,” lanjut Yoni.

Sementara soal kepastian peresmian, Yoni tak berkomentar banyak. “Kalau jadwal pastinya memang belum keluar. Kalau dari kami jadwal belum ada sehingga selama itu belum diketahui, kami masih sibuk melakukan perapihan di jalan tolnya,” pungkasnya. (rma/kyd)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini