Provinsi Gubernur Arinal Buka LKF ke 29 Tahun 2019

Gubernur Arinal Buka LKF ke 29 Tahun 2019

102
Kikan saat menghibur penggemar di pembukaan LKF ke 29 tahun 2019 di Lapangan Saburai. FOTO RIMA/RADARLAMPUNG.CO.ID

RADARLAMPUNG.CO.ID – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi resmi membuka puncak kegiatan Lampung Krakatau Festival (LKF) ke 29 tahun 2019 di Lapangan Gatam 043/Saburai, Bandarlampung, Jumat (23/8) malam.

Dalam sambutannya, Arinal menyebut kegiatan tahunan ini menjadi salah satu cara Lampung mengembangkan dan membangkitkan pariwisata Lampung.

“Kegiatan ini sebagai momentum membangkitkan dan mengangkat kepariwisataan di Indonesia, khususnya di Lampung. Kalau saya amati memang ini dilaksanakan pada Agustus, semua kegiatan-kegiatan kita memang harus kita lakukan kepastian karena ini akan berpengaruh kepada penjadwalan secara nasional,” sebut Arinal.

Dia melanjutkan, selain Gunung Anak Krakatau, Lampung akan menggali berbagai potensi wisata di Lampung lainnya. Salah satunya di Pelabuhan Bakauheni.

“Saya juga baru beberapa hari didatangi oleh ASDP bahwa Pelabuhan Bakauheni akan dijadikan destinasi pariwisata. Jadi tidak lagi kita ke Bakauheni yang objeknya pelabuhan eksekutif, namun kita akan berkunjung menjadi rangakaian kegiatan. Saat ini sedang dalam pembicaraan,” tambah Arinal.

Saat ini Lampung juga terus mengembangkan pariwisata dari berbagai sektor, salah satu yang saat ini juga dikembangkan tak kalah bahkan dengan luar negeri ialah Pulau Tegal Mas.

“Lampung punya potensi luar biasa, potensi strategis penghubung Sumatera-Jawa dan sumberdaya alam melimpah. Salah satu objek yang tidak kalah seperti di Maladewaada di Lampung di Pulau Tegal Mas, kemudian surfing di Pesbar juga menjadi yang terbaik. Namun seluruhnya tetap harus mendapat dukungan pusat bersama Provinsi Lampung untuk menarik berbagai wisatawan datang ke Lampung,” tambahnya.

Di tempat berbeda Qodratul Ikhwan, Kadis Pariwisata Provinsi Lampung, yang juga berperan sebagai Ketua Pelaksana LKF ke 29 tahun 2019 mengatakan event tahunan di Lampung ini memang masuk kalender event nasional.

Selain itu juga bertujuan memberikan wawasan sejarah tentang Gunung Anak Krakatau dan lingkungan sekitarnya dari masa ke masa hingga menyediakan ruang kreatif bagi masyarakat Lampung dalam atraksi wisata budaya dan tradisi serta peduli akan sejarah.

“Kegiatan ini bertujuan untuk mempromosikan keunggulan-keunggulan daerah, khususnya atraksi dan daya tarik wisata unggulan Lampung, berikut fasilitas penunjangnya secara nasional dan internasional. Apalagi tahun ini bertemakan Urban Ethnik,” tambah Qodratul.

Sementara, ketua tim pelaksana of event Indonesia yang juga Staf Ahli Kementerian Pariwisata Hesti Reko Astuti mengatakan LKF telah kedua kalinya masuk dalam calender of event di Kementerian Pariwisata.

“LKF sendiri memang telah masuk di dalam list calender of event ini sudah kami lakukan kuratur pada 1 tahun yang lalu. Dan untuk di 2020 kami juga akan melakukan kuratur untuk Lampung Krakatau Festival yang sudah dua kali masuk dan selama 2 kali berturut-turut juga melakukan launching kemarin oleh Bapak Menteri,” jelasnya.

Beberapa pre event lainnya telah dilaksanakan. Sementara untuk rangkaian kegiatannya mulai Pesona Kemilau Sang Bumi Ruwa Jurai yang kita laksanakan 23 sampai 24 Agustus bertempat di lapangan Saburai, Bandarlampung, Krakatau Expo juga dilaksanakan 23 sampai 25 Agustus bertempat di lapangan Saburai, trip Krakatau yang akan dilaksanakan Sabtu (24/8), parade permainan anak dan ditutup dengan parade budaya Lampung tapis Carnival ini akan kita laksanakan Minggu (25/8).

Dalam puncak acara, Kikan menghibur penggemar yang hadir. Kikan membuka penampilannya dengan lagu Kebyar-kebyar yang diciptakah oleh Gomloh. (rma/sur) 

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini