oleh

Jaga Persatuan dan Kesatuan, Lamtim Gelar FBK

radarlampung.co.id – Pemerintah Kabupaten Lampung Timur kembali menggelar Festival Budaya Kebangsaan (FBK). Kegiatan ini didasari keragaman suku dan budaya yang di kabupaten berjuluk Bumi Tuwah Bepadan tersebut.

Kepala Badan Kesbangpol Lamtim Syahrul Syah menjelaskan, dalam rangka mempererat tali silaturahmi serta menjaga kesatuan dan persatuan, 2018 tahun lalu Pemkab Lamtim telah menggelar Festival Budaya Muwaghei pada November 2018 lalu.

Muwaghei sendiri memiliki arti angkat saudara yang pada umumnya dilakukan dengan mekanisme adat istiadat. Kegiatan ini terbukti melahirkan hal-hal yang baik. Sebab dampak positifnya dapat dirasakan oleh semua masyarakat yang tanpa sengaja “terwakili” oleh yang melakukan angkat saudara atau muwaghei tersebut.

“Pada perkembangan berikutnya, angkat saudara atau muwaghei ini menjadi hubungan yang terus dilestarikan hingga saat ini,” kata Syahrul Syah, Jumat (23/8).

Pada Festival Muwaghei tersebut, suku bangsa yang ada di Lamtim mendapat gelar adat. Masyarakat asal Jawa diberi Gelar Raden Puja Kesuma, warga dari Bali diberi gelar Raden Putra Dewata Agung, warga Bugis diberi gelar Raden Putra Daeng.

Kemudian, warga Batak diberi gelar Raden Putra Sorimangaraja atau Sri Maharaja, warga Banten diberi gelar Raden Tatar Pasundan, Sunda diberi gelar Raden Tatar Pajajaran, Minang diberi gelar Raden Putra Pagaruyung, dan masyarakat adat dari Palembang diberi gelar Raden Putra Sriwijaya.

Syahrul mengungkapkan, agar persaudaraan yang telah terjalin tersebut terus terjaga, Pemkab Lamtim akan menggelar FBK, Minggu (25/8). Rabu (21/8) lalu, para tokoh adat dari seluruh suku beraudiensi dengan Bupati Zaiful Bokhari. “Bupati sangat mendukung pelaksanaan FBK,” sebut dia. (wid/ais)

Komentar

Rekomendasi