Lampung Raya Pertama di Lampung, Tuba Terapkan Program E-Signature

Pertama di Lampung, Tuba Terapkan Program E-Signature

65
Kepala DPMPTSP Tulangbawang Lusiana rapat koordinasi koordinasi dengan Balai Jaringan Informasi dan Komunikasi (BJIK) Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi di Kawasan Puspiptek, Tangerang Selatan. FOTO DISKOMINFO TULANGBAWANG
Kepala DPMPTSP Tulangbawang Lusiana rapat koordinasi koordinasi dengan Balai Jaringan Informasi dan Komunikasi (BJIK) Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi di Kawasan Puspiptek, Tangerang Selatan. FOTO DISKOMINFO TULANGBAWANG

radarlampung.co.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulangbawang menerapkan sistem digital e-signature. Ini ditandai dengan koordinasi Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) setempat ke Balai Jaringan Informasi dan Komunikasi (BJIK) Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi di Kawasan Puspiptek, Tangerang Selatan.

Kepala Dinas PMPTSP Lusiana mengatakan, Tulangbawang merupakan kabupaten pertama dan satu-satunya di Lampung yang telah menerapkan sistem e-signature. ”Dengan penggunaan aplikasi ini, pejabat pelayanan perizinan bisa mempercepat penerbitan izin. Pejabat bisa memberikan tanda tangan meski berada di luar ruang kerja,” kata Lusiana kepada Radarlampung.co.id, Jumat (23/8).

Baca :   Tinggal 12 Desa di Pesawaran Belum Dapat Jatah GADIS

Terobosan ini sejalan dengan 25 program unggulan prorakyat tentang percepatan pelayanan publik yang menjadi komitmen Bupati Tulangbawang Winarti. “Jadi Pejabat yang menandatangi izin dan nonizin, ke depan dapat melaksanakan tugasnya dengan cepat dan akurat. Meski mereka sedang di luar ruang kerja,” tegasnya.

Lusiana menjelaskan, mekanisme penggunaan sistem ini sangat efektif dan efisien. Pejabat berwenang cukup menandatangani izin atau approval (pengesahan) pada menu di komputer atau smartphone.

Baca :   Pemkab Pesbar Gelar Diklat Keprotokolan

”Tanda tangan tersebut secara langsung tercetak pada dokumen izin. Sehingga mereka (pejabat berwenang, Red) tidak perlu lagi menandatangani berulang-ulang dokumen izin yang akan diterbitkan,” sebut dia. (nal/ais)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini