oleh

Ketat, Satgas Mafia Bola Kini Awasi Laga Badak Lampung FC

RADARLAMPUNG.CO.ID – Polda Lampung melalui Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) membentuk Satgas Mafia Bola Wilayah Lampung Jilid II. Satgas ini akan mengawasi laga pertandingan sepak bola untuk mengantisipasi mafia bola yang bermain di Lampung.

“Semua satuan kerja kita libatkan, termasuk dari PSSI Lampung turut kita masukkan dalam satgas ini,” ujar Direktur Reserse Kriminal (Ditreskrimum) Polda Lampung Kombes Pol M. Barly Ramadhani, Jumat (23/8).

Menurut mantan Kapolres Musi Rawas ini, sebanyak 72 anggota masuk dalam satgas. Dan tujuan pembentukan satgas ini untuk menjauhi sepak bola dari hal-hal yang tidak sportif dalam pertandingan.

“Dari kita untuk satgas wilayah ini nanti hanya melihat pertandingan Liga 1 saja yang dilaksanakan di Lampung. Satgas ini mulai bekerja pada saat tim Badak Lampung FC melawan Persebaya Surabaya pekan lalu,” jelasnya.

Baca :   Polda Ringkus Tiga Pengedar Sabu Dari Aceh

Barly -sapaan akrabnya- menjelaskan walaupun arahannya hanya mengawasi Liga 1 saja, tidak tutup kemungkinan satgas ini juga akan melakukan pengawasan terhadap Liga 2 dan 3.

Satgas ini dibentuk atas banyaknya permintaan dari masyarakat. Yang di mana tugas pokoknya tidak hanya untuk mengawasi mafia bola tetapi juga melakukan tindakan prepentif kepada para pelaku mafia tersebut.

“Tugas pokoknya itu melanjutkan proses sidik yang belum selesai, yang saat ini ada empat kasus, dua sudah kita p21 sudah dilimpahkan dan keduanya masih dalam tahap sidik. Sementara saat ini kita hanya mengawasi juga melajukan tindakan prepentif,” jelasnya.

Baca :   Diamankan, Pelaku Pembunuh Petani Akui Ada Hubungan Asmara dengan Istri Korban

Untuk saat ini pihaknya juga belum menemukan terkait adanya tindakan dari para mafia bola. “Masih kita awasi, kita akan buka kontak person untuk pengaduan, nanti masyarakat bisa melaporkan. Siapapun yang melihat adakah kecurangan silahkan laporkan,” tegasnya.

Selain itu, satgas juga nantinya akan menyimpan nomor telpon perangkat pertandingan untuk dilakukan penyadapan agar tidak ada kecurangan yang akan terjadi. “Semua perangkat pertandingan kita mintakan nomor Hp, apakah itu wasit, pelatih, dan selalu kita awasi hingga selesai. Posko akan kita bentuk di sini (Polda Lampung, red). Dan saya sebagai Dirkrimum ditunjuk sebagai Satgas Wilayah Anti Mafia Bola,” pungkasnya. (ang/sur)

Komentar

Rekomendasi