Pilkada Rycko-Wiyadi Makin Mesra

Rycko-Wiyadi Makin Mesra

362
LOBI POLITIK: Ketua Harian DPP Lampung Sai Rycko Menoza SZP melakukan pertemuan dengan Ketua Puja Kesuma Lampung Wiyadi, Kamis (22/8) malam. FOTO IST. FOR RADAR LAMPUNG

RADARLAMPUNG.CO.ID – Ketua Harian DPP Lampung Sai,Rycko-Wiyadi Makin Mesra Rycko Menoza SZP, makin serius mencalonkan diri sebagai wali kota Bandarlampung dalam Pilkada 2020. Komunikasi dan pendekatan politik mulai dia lakukan dengan sejumlah politisi. Salah satunya dengan Ketua DPC PDI Perjuangan Wiyadi.

Sepekan ini, setidaknya sudah dua kali Rycko melakukan pertemuan dengan Wiyadi. Pertama, Rycko hadir ke kediaman Wiyadi usai pelantikan anggota DPRD Bandarlampung, Senin (19/8) lalu. Selanjutnya, Kamis (22/8) malam, keduanya bertemu membahas pembangunan Bandarlampung ke depan.

Rycko dan Wiyadi melakukan pertemuan dalam kapasitas masing-masing sebagai ketua organisasi kemasyarakatan. Yakni Rycko sebagai ketua harian Lampung Sai. Sedangkan Wiyadi merupakan ketua Puja Kesuma Lampung. Ketika dikonfirmasi Radar Lampung, Wiyadi tak menampik bahwa salah satu pembahasan dalam pertemuan itu adalah pembangunan kota.

Baca :   Rektor Darmajaya Ramaikan Bursa Balon Walikota Bandarlampung

”Bandarlampung butuh pemikiran orang banyak. Lampung Sai dan Puja Kesuma ngobrol serius tapi santai tentang pembangunan yang berkeadilan, ekonomi kerakyatan, keagamaan, infrastruktur,” kata Wiyadi. Pertemuan kedua organisasi tersebut pun merupakan awal. ”Satu malam pun terlewati, serta masih dibutuhkan banyak pertemuan-pertemuan lanjutan,” ucapnya.

Terkait pencalonan wali kota-wakil wali kota, Wiyadi mengatakan bahwa partainya saat ini belum menentukan sikap. Terpenting, kata dia, kader dan kepengurusan PDIP harus solid menjelang pilkada. Ini karena dalam pilkada tahun depan, PDIP di Bandarlampung tidak dapat mengusung pasangan calon. Partai ini membutuhkan mitra koalisi.

Sesuai persyaratan pendaftaran pasangan calon di Bandarlampung, partai politik harus memiliki minimal sepuluh kursi di DPRD setempat. Sedangkan dalam Pemilu 2019, meskipun keluar sebagai pemenang, PDIP hanya meraih sembilan kursi. Maka itu, masih butuh satu kursi lagi dari partai politik lain untuk mengusung calon.

Baca :   Last Minute, Frans Agung Incar Kursi Wakil Wali Kota

”DPC PDIP yang tidak cukup satu perahu, pasti akan dipanggil oleh DPP PDIP sebelum pelaksanaan pilkada terkait koalisi. Maka itu, kami sekarang bekerja dahulu, solid. Jadi kami dapat memberikan pemaparan di pusat pada saatnya nanti. Ketika turun rekomendasi pasangan calon dari partai, jajaran partai sudah solid,” ujar Wiyadi, kemarin.

DPC PDIP Bandarlampung juga akan membuka penjaringan terbuka bagi siapa saja yang berminat menjadi kandidat wali kota-wakil wali kota yang memenuhi kriteria UU Pilkada. Partai ini akan memprioritaskan kader internal untuk maju pilkada. Apakah Wiyadi siap maju mendampingi Rycko? ”Kita lihat nanti, arus bawah seperti apa. Kalau perintah partai maju, saya siap. Kalau perintah partai tidak maju, saya juga siap,” pungkasnya. (dna)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini