oleh

Jares Bakal Maju Pilwakot

RADARLAMPUNG.CO.ID – Nama-nama bermunculan jelang pilwakot Bandarlampung tahun 2020. Tidak terkecuali dari internal PDI Perjuangan.

Meski Ketua DPC PDIP Bandarlampung Wiyadi belakangan terlihat semakin akrab dengan Rycko Menoza, namun ada nama yang masuk dalam bursa. Yakni Bendahara, Ahmad Jares Mogni.

Nama ini muncul saat DPC PDIP Bandarlampung dan DPD2 Partai Golkar Bandarlampung melakukan pertemuan di cafe Ikisopoto beberapa waktu lalu. Dari segi kualitas, Jares merupakan kader lama potensial yang dimiliki PDIP Bandarlampung.

Jares juga berkecimpung di berbagai organisasi. Di antaranya Wakil Ketua Umum Bidang Perhubungan KADIN Lampung

Digadang-gadang maju dalam pikwakot, Jares -sapaanya- tidak menampik jika memang namanya juga disiapkan masuk dalam kontestasi Pilwakot. “Insyaa Allah, doakan saja, mungkin lebih pas sebagai wakil ya,” ujarnya, Rabu (28/8).

Baca :   Awas ! Tiga Kecamatan di Bandarlampung Ini Rawan Politik Uang

Kendati demikian, nantinya ia mengaku menyerahkan sepenuhnya kepada DPD PDI Perjuangan Provinsi Lampung dan DPP. Sebab muara keputusan ada di partai.

“Pada akhirnya nanti kita serahkan semuanya ke DPD dan DPP partai, siapapun nomor satunya. Sudah tentu partai punya mekanisme melalui penjaringan dan sebagainya,” ujar Sekretaris DPD Banteng Muda Indonesia Lampung ini, Rabu (28/8).

Dikatakan Jares, selain visinya meningkatkan pelayanan publik, khususnya pelayanan dasar seperti sarana dan prasarana pendidikan, sandang, pangan, papan serta kesehatan, juga proses pelayanan perizinan yang akuntabel dan tidak berbelit belit.

Sedangkan misinya di antaranya meningkatan kualitas dan pelayanan kesehatan masyarakat, meningkatkan kualitas dan pelayanan pendidikan, meningkatkan daya dukung infrastruktur dalam skala mantap untuk mendukung pengembangan ekonomi dan pelayanan sosial serta lainnya.

Baca :   Bimtek,  KPU Lampung Fokus Pendaftaran Calon

Bendahara DPW ALFI/ILFA Lampung ini mengatakan, hal ini merupakan bentuk tanggung jawab sebagai kader partai terhadap masyarakat Bandarlampung. Utamanya adalah mengarahkan kaum milenial ke arah yang lebih positif. Sebab, dia melihat kaum milenial adalah kaum yang harus dilindungi demi masa depan bangsa.

“Jika tidak diarahkan ke hal-hal yang positif, kaum milenial ini rentan terhadap beberapa hal. Misalnya, narkoba, radikalisme, pengaruh buruk game online, dan sebagainya,” kata dia.

Dia juga siap bersinergi dalam kepemimpinannya jika terpilih, akan mendampingi komunikasi dengan wali kota terpilih. “Sebab, pembangunan di Kota Bandarlampung butuh sinergi dengan beberapa pihak, termasuk wali kota nanti agar pembangunan bisa lebih berjalan lancar,” kata dia. (abd/sur)



Komentar

Rekomendasi