oleh

Pesan untuk Anggota DPRD yang Akan Dilantik

RADARLAMPUNG.CO.ID – Dengan dilantiknya 85 anggota DPRD Provinsi Lampung terpilih 2019-2024, hari ini (2/9) memberikan penyegaran di lingkungan DPRD Lampung. Apalagi, anggota DPRD pertahana yang kembali terpilih ternyata hanya 38 dari keseluruhan 85 anggota DPRD.

Alhasil, dengan wajah-wajah baru ini muncul harapan baru. Salah satu harapan datang dari Akademisi Universitas Lampung (Unila) Robi Cahyadi. Dia mengatakan secara umum anggota DPRD memiliki fungsi menjalankan legislasi, pengaggaran, dan pengawasan pada eksekutif.

“Ya secara umum tugas dewan tiga itu, untuk legislasi misalnya, coba dilihat selama 5 tahun kemarin tidak jelas dalam hal produk perundangan yang diinisiasi dewan bukan pemerintah, itu kurang dan proleknasnya juga nggak jalan,” sebut Robi Minggu (1/9).

Kemudian soal penganggaran (bujeting), selama ini penganggaran untuk masyarakat kurang maksimal. Anggota DPRD justru mengeluarkan anggaran yang tidak jelas seperti memikirkan tunjangan, baju seragam, dan lainnya.

”Untuk pengawasan pada eksekutif selama ini nggak ada. Selama ini justru menutupi anggaran dan kebijakan. Maka itu harusnya anggota DPRD memperhatikan dirinya jangan sampai korupsi, karena hampir 40% itu korupsi. Makanya semoga yang akan dilantik besok (hari ini) amanah dalam menyampaikan aspirasi masyarakat,” tambahnya.

Melihat anggota DPRD petahana yang kembali duduk tak sampai 50%, 38 dari 85 orang, Robi menyebut artinya DPRD petahana tdiak berprestasi. Sementara masyarakat sudah kurang percaya karena kurang mementingkan aspirasi masyarakat.

Kemudian Akademisi Unila lainnya, Yusdianto juga mengatakan hal serupa. Yusdianto memberi beberapa catatan kepada anggota DPRD yang akan dilantik. Menurutnya sebagai anggota DPRD perlu melaksanakan 3 fungsi mulai anggaran, legislasi, dan pengawasan.

”Ketiga ini penting sekali untuk dilakukan sinergitas dan harmonisasi bersama Pemprov Lampung. Mengingat visi misi Gubernur Lampung Arinal Djunaidi sekarang ini ada 33 untuk mewujudkan Lampung Berjaya. Ya ini bukan kerja ringan tapi berat. Karena butuh back up dan legitimasi politik, terutama DPRD,” beber Yusdianto.

Komentar

Rekomendasi