oleh

Kanal Dangkal, Petambak di Lamtim Tunda Tebar Benur

radarlampung.co.id – Para petambak udang di Kecamatan Pasirsakti, Lampung Timur berharap pihak terkait mengeruk inlet (saluran air masuk). Pasalnya, terjadi pendangkalan hingga petani tidak bisa menyedot air dari saluran.

Menurut Agus, warga Desa Purworejo, sebagian besar masyarakat Kecamatan Pasirsakti bermata pencaharian sebagai petani. Baik tanaman pangan maupun tambak udang.

Namun sejak empat bulan terakhir, puluhan hektare tambak, khususnya di Desa Purworejo harus menunda penebaran benur (benih udang, Red). Pasalnya terjadi pendangkalan yang disebabkan pasang laut tinggi dan penurunan debit air pada Sungai Way Sekampung.

”Akibat pendangkalan, petani tambak tidak berani menyedot air dari inlet. Sebab dikhawatirkan lumpur yang masuk ke tambak dapat menjadi sumber penyakit bagi udang yang dibudidayakan.  Apalagi udang vaname sangat rentan terhadap penyakit. Bila dipaksakan, bisa menyebabkan gagal panen,” kata Agus yang juga anggota DPRD Lamtim dari Partai Gerindra.

Terpisah, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Lampung Timur KMS Tohir Hanafi menjelaskan, pengerukan kanal inlet tersebut merupakan kewenangan Balai Besar Sungai Way Sekampung. Karenanya, petambak diharapkan mengajukan usulan ke Pemprov Lampung.

Solusi lain, petambak yang tergabung dalam kelompok pengelola irigasi tambak partisipatif (Pitap) mengajukan bantuan ke Kementerian Perikanan dan Kelautan. “Tahun 2017 lalu, Lamtim pernah mendapat bantuan dana perbaikan irigasi tambak yang dikelola kelompok Pitap,” jelas Hanafi didampingi Kabid Budidaya Lia Ambasari. (wid/ais)

Komentar

Rekomendasi