oleh

Keberagaman Jadi Anugerah untuk Waykanan

radarlampung.co.id – Meski terdiri dari beragam suku dengan adat istiadat berbeda, tidak ada perselisihan antarwarga di Waykanan. Kondisi kondusif ini tidak terlepas dari kerjasama yang baik antara pemerintah daerah dan umat beragama di kabupaten itu.

”Disamping penduduk asli Lampung Waykanan, ada juga suku Ogan, Semendo, Bali, Jawa, Batak, Sunda dan sebagainya. Dengan beragam suku bangsa itu, tentunya mempunyai adat istiadat dan agama berbeda. Keberagaman dan pluralisme merupakan salah satu anugerah dari Tuhan yang diberikan untuk Waykanan,” kata Bupati Raden Adipati Surya saat menghadiri ngaben massal di Kampung Bali Sadhar Selatan, Kecamatan Banjit.

Raden Adipati menegaskan, sikap toleransi dalam kebhinekaan yang sudah ada, perlu ditingkatkan. Tujuannya mencari titik persamaan, bukan perbedaan yang mengarah kepada perpecahan.

”Rasa aman di tengah masyarakat merupakan prasyarat bagi keberhasilan pelaksanaan pembangunan. Rasa aman ini akan dapat terwujud bila sesama anggota masyarakat di Waykanan senantiasa memiliki semangat persatuan dan kesatuan serta hidup rukun berdampingan,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Raden Adipati juga menyambut baik dan mengapresiasi semangat Umat Hindu yang melaksanakan ngaben massal. Kegiatan tersebut memuat nilai-nilai religi yang sangat bermakna bagi kehidupan. Termasuk nilai kebersamaan dan kegotong-royongan. (sah/ais)



Komentar

Rekomendasi