oleh

Program KTT, Pengusaha Harus Bekerja Sama Melalui CSR

RADARLAMPUNG.CO.ID – Para pengusaha di Lampung Tengah (Lamteng) diharapkan bisa bekerja sama dengan pemerintah daerah melalui corporate social responsibility (CSR) untuk membantu masyarakat. Ajakan ini diungkapkan Bupati Lamteng Loekman Djoyosoemarto ketika temu bisnis pengembangan Kampung Ternak di Nuwo Balak, Selasa (10/9).

Loekman menyatakan, potensi sumber daya alam (SDA) di Lamteng sangat besar. Asalkan semua mau bekerja sama, kemajuan dan kesejahteraan masyarakat menurutnya akan tercapai.

“Pengusaha yang ada harus bekerja sama dengan pemda melalui CSR membantu masyarakat. Jangan fokus keuntungan saja. Ikut serta membangun Lamteng,” katanya.

Baca :   Disdukcapil Lamteng ‘Nyetok’ Blanko e-KTP

Melihat kondisi masyarakat Lamteng, Loekman mengaku sedih. “Masih banyak kehidupannya yang jauh dari layak. Apalagi dengan melihat potensi peternakan di Lamteng, masih banyak masyarakat yang jadi buruh dan belum menjadi pengusaha,” ungkapnya.

Sedangkan Kepala Balitbangda Lamteng I Gusti Nyoman Suryana menyatakan, Kampung Ternak Terpadu (KTT) Gotong-royong merupakan hasil kajian Dewan Riset Daerah (DRD).

“KTT ini hasil kajian DRD Lamteng. Makanya dilakukan temu bisnis. Di mana model pengembangan KTT ini berbasis sumber daya potensial lokal melalui inovasi teknologi,” katanya.

Baca :   Disdukcapil Lamteng ‘Nyetok’ Blanko e-KTP

Ada beberapa hal yang harus berubah, kata Suryana, agara tujuan KTT Gotong-royong ini bisa tercapai. “Pola pekerjaan yang dari pekerjaan sampingan menjadi bisnis dan dari pengelolaan sendiri menjadi pengelolaan yang terorganisasi. Harapannya terjadi peningkatan populasi ternak, pendapatan peternak meningkat, perekonomian meningkat, dan konsumsi protein hewani meningkat,” ungkapnya. (sya/sur)

Komentar

Rekomendasi