oleh

Tanam Kabel sebagai Syarat Smart City

RADARLAMPUNG.CO.ID – Pemkot Bandarlampung kian serius menggarap smart city. Wali Kota Bandarlampung Herman H.N. menyebutkan salah satu bentuk dari smart city adalah pembenahan kabel listrik jaringan yang ditanam di bawah tanah.

“Pertama kita akan melakukan pembenahan kabel-kabel optik ini. Ditanam di tanah semua. Kita lihat itu tiang-tiang dan kabel semerawut,” katanya usai menerima audensi Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Pusat dan PT Artan Nusa Sentosa (ANS), Rabu (11/9).

Menurutnya, infrastruktur mendorong pertumbuhan teknologi di suatu daerah. Terutama infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi (ICT).

Pertemuan itu akan ditindaklanjuti, bersama oleh Asisten II, Kominfo, Bappeda, PTSP, Disperkim, dan Dinas PU. “Setelah ini kita rancang MoU-nya dulu,” ujarnya.

Di sisi lain, Wakil Ketua Komite Tetap Bidang Ekonomi Kreatif Berbasis Teknologi Rahmad Wijaya mengatakan bahwa kota yang dikatakan smart, infrastrukturnya harus lebih dulu rapi.

“Nah, makanya kita buat Bandarlampung gimana kita infrastruktur duckting (media penyalur kabel) bersama kabel optik,” ujarnya.

Bersama pihaknya, dirinya mengajak Pemkot setempat bekerja sama mewujudkan smart city. “Kita akan buat Bandarlampung 100 persen viber (layanan). Sampai ke semua perumahan-perumahan,” imbuhnya.

Menurutnya, Bandarlampung akan menjadi lebih indah jika infrastrukturnya lebih rapih. Tentunya tanpa kabel optik yang melintang di sepanjang jalan.

Dalam mendukung rencana tersebut, diketahui PT PLN (persero) telah memulai proyek tanam kabel listrik sejak tahun 2018, yakni di sepanjang jalan utama kota Jalan Ahmad Yani, Jalan Wolter Monginsidi, Jalan Raden Intan, dan Jalan Brigjen Katamso.

Sedangkan untuk tahun 2019, Manajer Komunikasi PT PLN Lampung Junarwin mengatakan, kabel listrik akan dibenamkan sepanjang 558 meter di Jalan Raden Intan, mulai dari Bundaran Gajah (Tugu Adipura) sampai depan diler Toyota. (apr/sur)



Komentar

Rekomendasi