oleh

Ada 333 Warga Mesuji Jadi Pekerja Migran Indonesia

radarlampung.co.id – Sejak awal tahun, tercatat 333 warga Mesuji berprofesi sebagai pekerja migran Indonesia (PMI). Mereka bekerja di Taiwan, Hongkong, Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Tranmigrasi (Disnakertrans) Mesuji Rifriyanto melalui Kasi (Kasi) Pembinaan Pelatihan dan Tenaga Kerja Didin mengatakan, jumlah itu tercatat sejak awal Januari. ”Jenis profesi PMI bervariasi. Mulai sektor formal maupun informal,” kata Didin.

PMI asal Mesuji sendiri lebih dominan berprofesi di sektor informal, yaitu sebanyak 273 orang dan seluruhnya perempuan. Sedangkan di sektor formal, sebanyak 60 orang. Sembilan di antaranya wanita.

Didin menuturkan, faktor yang mendorong warga ingin menjadi PMI di antaranya adalah himpitan ekonomi serta ajakan dari saudara atau kerabat yang telah lebih dulu bekerja di luar negeri.

Pada bagian lain, Ratnasari (28), warga yang sedang mengurus administrasi di Disnaker Mesuji mengaku berencana berangkat ke Taiwan. Ia bekerja sebagai asisten rumah tangga. ”Saya di sana diajak Tante. Dikontrak selama tiga tahun,” (muk/ais)



Komentar

Rekomendasi