oleh

Polifishfarm Polinela Produksi Ikan Patin Daging Putih dan Kadar Lemak Rendah

RADARLAMPUNG.CO.ID – Polifishfarm (Sentra Produksi Benih Ikan Air Tawar), sebagai salah satu unit usaha di Politeknik Negeri Lampung (Polinela) merupakan unit yang menghasilkan bibit ikan air tawar yang unggul.

Sejak tahun 2013 sampai ekarang Polifishfarm kampus yang beralamat di Jl. Soekarno-Hatta, No. 10, Rajabasa, Bandarlampung itu telah menghasilkan berbagai jenis bibit ikan air tawar. Seperti ikan nila, lele, gurami, dan patin. Hal ini disampaikan Dwi Puji Hartono, S.Pi., M.Si, selaku staf pengajar (dosen) Program Studi Budidaya Perikanan Polinela saat ditemui Radarlampung.co.id, Jumat (13/9).

Masih kata Dwi, peningkatan sarana dan prasarana dalam perkembangan Polifishfarm mendapat dukungan dari Ditjen Penguatan Riset dan Pengembangan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) melalui kegiatan Ipteks bagi Inovasi dan Kreativitas Kampus (IbIKK) Produksi Ikan Patin Super Polinela sejak tahun 2017 hingga sekarang.

Seiring berjalannya waktu, Polifishfarm terus berkembang dan menjalin kerjasama dengan PT Central Proteina Prima pada tahun 2014 untuk menghasilkan ikan patin konsumsi yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan industri olahan filet ikan patin.

Saat ini Polifishfarm memiliki 16 unit kolam yang digunakan untuk menghasilkan ikan patin berukuran lebih dari 900 gram/ekor.

Untuk menjaga kualitas produksi daging yang berwarna putih dan kadar lemak yang rendah, Polifishfarm menggunakan bibit yang dihasilkan dari kegiatan riset dirinya yang juga berperan sebagai manajer di Polifishfarm.

Bibit yang dihasilkan tersebut selain berkualitas juga dapat menghasilkan bobot lebih dari 900 gram/ekor dengan lama waktu pemeliharaan kurang dari 8 bulan.

“Semoga dengan adanya dukungan dari Kemenristekdikti, Polifishfarm dapat meningkatkan produksi ikan patin konsumsi untuk memenuhi kebutuhan pasar,” pungkasnya. (gie/sur) 



Komentar

Rekomendasi