oleh

Kebakaran di Bandarlampung Meningkat Tajam

RADARLAMPUNG.CO.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bandarlampung mencatat kebakaran di Kota Tapis Berseri mengalami peningkatan tajam.

Kepala BPBD Samsul Rahman, melalui Sekretaris M. Rizki mengatakan, pada puncak musim kemarau sepanjang Agustus 2019 terjadi 41 kebakaran.

Sedangkan pada sepanjang awal September hingga Jumat (13/9) siang kebakabaran terjadi sebanyak 22 peristiwa. Kebakaran didominasi kebakaran lahan pemukiman.

“Peristiwa terus bertambah artinya jika sejak Agustus 2019 hingga saat ini tercatat sebanyak ada 63 peristiwa kebakaran. Didominasi kebakaran lahan permukimaan,” katanya.

Peristiwa kebakaran lahan terlihat meningkat tajam pada Agustus, bila dibandingkan pada Juni kebakaran lahan sebanyak 16 peristiwa dan pada Juli sebanyak 13 peristiwa.

Peristiwa kebakaran pada musim kemarau untuk tahun ini sangat banyak. Bahkan dalam sehari bisa terjadi 2 sampai 3 peristiwa. Namun seluruhnya tidak terjadi pada pemukiman warga.

“Semuanya peristiwa pada bulan itu kebanyakan kebakaran lahan pekarangan seperti alang-alang yang mudah terbakar,” ujarnya.

Berdasarkan catatan kebakaran pemukiman warga atau bangunan pada Agustus hingga 13 September sebanyak 12 peristiwa, Juni 5 peristiwa, dan Juli 2 peristiwa.

Untuk tindakan pencegahan terhadap peristiwa kebakaran yang kerap terjadi itu, pihaknya selalu menyiagakan petugas selama 24 jam, berikut unit damkar.

“Groundtank juga kita siapkan di tiap kecamatan. Masing-masing groundtank berkapasitas 50 ribu liter kubik air. Ketika terjadi peristiwa kebakaran, personil dan alat telah siap mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan,” jelasnya.

Dirinya mengimbau untuk tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara dibakar. Sebab nantinya dapat berdampak pada lingkungan sekitar.

“Selain itu jangan membakar sampah di tempat terbuka, sebab akibatnya bisa berdampak pada pemukiman warga,” imbuhnya. (apr/sur)



Komentar

Rekomendasi