oleh

Antisipasi Gagal Panen, Petani Diminta Ikut Asuransi

Pelajaran lain yang harus diambil petani adalah, paham ancaman bencana di kondisi tempat usahanya. Seperti daerah itu rawan banjir, kekeringan, serangan hama. Harapannya, itu diantisipasi setiap awal tanam dengan ikut asuransi.

“Seperti di Kecamatan Bulok dan Pugung yang rawan kekeringan. Lalu Kecamatan Semaka dan Wonosobo yang rawan banjir. Petahi petani sudah paham dengan kondisi itu,” tegasnya.

Lebih lanjut Hasanuddin mengungkapkan, biaya yang dikeluarkan untuk mengikuti AUTP cukup murah. Hanya membayar premi Rp36 ribu per hektare. Itu pun hanya dibayar sekali, saat awal ikut asuransi atau bersamaan dengan awal masa tanam.

Baca :   Pejabat Harus Turun Lapangan, tak Ada ABS!

“Untuk keikutsertaan dalam AUTP, petani koordinasi dengan penyuluh diwilayahnya masing-masing. Nanti mereka yang beritahu tentang persyaratan administrasi dan lainnya,” tukasnya. (ral/ehl/ais)



Komentar

Rekomendasi