oleh

Soal Ambulans Angkut Sapi, Ini Kata Bupati Lamteng

radarlampung.co.id. – Pemkab Lampung Tengah menyatakan belum menerima laporan resmi terkait penyalahgunaan ambulans untuk mengangkut hasil curian. Hal ini diungkapkan Bupati Lamteng Loekman Djoyosoemarto setelah penyerahan berkas pendaftaran di Kantor DPC PDI Perjuangan.

“Laporan sementara bahwa yang menyalahgunakan ambulans tenaga honorer. Ini masih ditangani pihak kepolisian. Kita tunggu saja prosesnya lebih lanjut,” katanya Selasa (17/9).

Namun, Loekman menjelaskan, seharusnya sesuai standar operasional prosedur (SOP) ambulans standby di puskesmas. “Seharusnya standby di puskesmas. Ada yang bertanggung jawab,” ujarnya.

Terkait sanksi jika menyalahi prosedur, Loekman menyatakan dilihat nanti apakah kepala puskesmas akan diberikan sanksi. “Kita lihat nantilah. Kita belum tahu pasti. Saya tak mau berandai-andai,” tutupnya.

Baca :   Progam Ambulans Pekon di Tanggamus Berlanjut  

Hal sama juga diungkapkan Plt. Kepala Dinas Kesehatan Lamteng Edy Sunarko. “Belum tahu kronologisnya seperti apa, kenapa ambulans bisa disalahgunakan. Laporan resminya juga belum saya terima. Sekarang, saya masih di lapangan,” ungkapnya.

Diketahui penyalahgunaan ambulans untuk mengangkut hasil pencurian juga disikapi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lamteng. Hal ini harus ditindak sangat tegas.

Ketua DPRD Lamteng Sumarsono merasa prihatin terhadap penyalahgunaan ambulans. “Ini harus ditindak tegas. Siapa pun yang terlibat harus bertanggung jawab!” tegasnya.

Baca :   Progam Ambulans Pekon di Tanggamus Berlanjut  

Sanksi tegas, kata kader PDI Perjuangan ini, harus juga diberikan kepada penanggung jawab ambulans dan kepala puskesmas. “Penanggung jawab ambulans dan kepala puskesmas-nya juga harus ikut diberi sanksi tegas! Sebab, ambulans bisa digunakan oleh orang yang tak bertanggung jawab. Bisa dengan mudah dibawa seenaknya,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, Polsek Bangunrejo membekuk empat tersangka pencurian sapi. Ironisnya, sapi dibawa menggunakan ambulans Puskesmas Bangunrejo. (sya/wdi)



Komentar

Rekomendasi