oleh

Daerah Harus Punya Peta Wilayah Rawan Kekerasan

radarlampung.co.id – Sekretaris Deputi Bidang Perlindungan Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Dermawan mengimbau setiap kabupaten/kota di Lampung memiliki data pemetaan wilayah yang dikatagorikan rawan tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak. Langkah ini dilakukan agar program prioritas setiap dinas dapat disinergikan dengan kegiatan Dinas PP dan PA bersama program kerja di forum Puspa.

“Awalnya pemetaan dulu. Kita ini kan, nggak punya data. Kalau bicara perencanaan, termasuk di daerah, harus memiliki basic data,” kata Dermawan, Jumat (20/9).

Dermawan mengungkapkan, setiap OPD dapat mengubah tujuan program agar beririsan dengan kegiatan di Dinas PP dan PA, tanpa harus merubah program yang ada.

Misalnya di Dinas PUPR memiliki program pembangunan taman kota. “Program tetap pembangunan taman kota. Tetapi tujuannya dirubah menjadi taman kota ramah anak,” ucapnya.

Dilanjutkan, Kementerian PP dan PA memiliki aplikasi simfoni. Pada aplikasi tersebut terdapat data yang berasal dari daerah se-Indonesia. Dengan begitu,  Kementerian mengetahui berapa data jumlah kekerasan, lokasi dan data lainnya.

“Lembaga kemasyarakatan yang concern dibidang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, termasuk Puspa adalah aktivis yang bergerak berdasar komitmen dalam membantu pemerintah untuk mengurangi kekerasan dan pemenuhan hak anak,” tegasnya. (ozi/ais)

Komentar

Rekomendasi