oleh

Rugi Rp500 Jutaan Akibat 12 Kabel Putus, Telkom Hentikan Sementara Pengerjaan Galian PDAM

radarlampung.co.id PT Telkom Lampung diperkirakan mengalami kerugian hingga lebih dari Rp500 juta. Hal ini ini akibat dari putusnya 12 kabel penghubung yang ada di depan Ramayanan Robinson, Rajabasa, akibat penggalian pipa air minum milik PDAM, pada Kamis (19/9) malam.

General Manager (GM) Telkom Witel Lampung Muhammad Yusuf menjelaskan, beberapa kabel yang putus tersebut di antaranya, kabel utama, backbone, kabel Indihome, serta kabel yang terhubung dengan sejumlah base transceiver station (BTS) Telkomsel.

”Jadi semalam (Kamis, red), sekitar jam satu malam itu ada penggalian pipa air minum di sekitar mall Ramayana Rajabasa. Kebetulan di sekitar pertigaan itu kabel kita banyak sekali. Akibatnya ribuan layanan ke pelanggan terputus dan puluhan BTS Telkomsel kami mati,” katanya kepada Radarlampung.co.id, Jumat (20/9).

Menurutnya, Tim Telkom sendiri telah melakukan perbaikan sejak Jumat (20/9) dan diperkirakan akan terus dilakukan hingga Sabtu (21/9) untuk merecovery layanan kepada pelanggan.

“Insya Allah bisa sampai besok (Jumat) pengerjaan terus tanpa putus dengan sift, supaya layanan ke pelanggan bisa terecover dengan baik,” tambahnya.

Terkait hal ini, sambung dia, pihak PDAM melalui Ketua tim Lapangannya telah mengakui bahwa adanya kesalahan dalam pengerjaan.

Bahkan, kata Yusuf, Tim Lapangan PDAM juga bekerja diluar waktu yang telah disepakati antara PDAM dan Telkom, sehingga pihak Telkom tidak sempat melakukan antisipasi dan menyiagakan personelnya untuk mengawasi pengerjaan.

”Kemudian, pekerja lapangan mereka juga tidak mengetahui kalau lokasi itu merupakan tempat pertemuan kabel-kabel kami yang sangat banyak itu. Kita juga sepakat untuk menghentikan pengerjaan mereka sampai adanya pertemuan dan komunikasi lebih intensif antara Telkom dan PDAM pada Senin depan,” tandasnya.

Ditanya soal rencana somasi, menurut Yusuf, hal itu baru sekadar wacana dan pihaknya belum memutuskan untuk mengabil langkah tersebut. Namun, Telkom akan tetap melayangkan surat teguran dan peringatan kepada PDAM atas kejadian ini agar tidak terulang kembali ke depannya.

Terkait hal ini juga, Telkom menyampaikan permintaan maafnya kepada pelanggan yang diperkirakan mencapai 2 ribu orang. Utamanya pelanggan yang ada di daerah Rajabasa, sekitaran Bandara Radin Inten II sampai ke Natar, Lampumg Selatan, atas terganggunya layanan.

”Untuk sampai saat ini sudah ada sebanyak 400-500 pelanggan yang mengajukan komplain ke kami. Juga  pelanggan Telkomsel di area tersebut karena koneksi internetnya mungkin jadi agak lemot, sebab ada beberapa BTS kami yang masih mati,” pungkasnya. (ega/kyd)



Komentar

Rekomendasi