oleh

Tingkatkan Inovasi dan Produktivitas Petani Kopi Robusta Lampung dengan Uji Cita Rasa

radarlampung.co.id – PT Asia Makmur bekerjasama dengan Koperasi Fine Robusta Lampung dan PT Sulotco Jaya Abadi (grup Kapal Api) memberikan penghargaan atas kinerja petani kopi Robusta Lampung.

Apresiasi tinggi tersebut diberikan melalui lomba uji cita rasa Fine Robusta yang berlangsung di Jalan Ki Agus Anang, Ketapang, Panjang, Bandarlampung, Sabtu (21/9).

Pimpinan PT Asia Makmur Budi Setiawan mengatakan, kegiatan ini dilakukan sebagai wujud kepedulian perusahaan terhadap kinerja petani kopi, agar selalu berproduksi menjadi petani inovatif. Terutama petani dari Lampung Barat, Waykanan, dan Tanggamus sebagai penghasil kopi utama di Indonesia.

“Ini adalah yang pertama kita adakan dengan tujuan untuk meningkatkan produktivitas, perawatan dan pengolahan kopi lebih bagus dan produktivitas lebih baik lagi. Harapannya, Lampung lebih maju dan Robusta juga bisa maju lagi,” kata Budi di sela acara.

Sementara Head of Buying Station PT Sulotco Jaya Abadi Mulyono Susilo mengungkapkan, proses pemilihan berlangsung sejak 18 Juli 2019 sampai 31 Agustus 2019. Persyaratan sampel yang harus dipenuhi oleh petani adalah berat minimum dua kilogram, kadar air maksimal 13 persen dan tidak boleh mengandung biji hitam dan biji berjamur (moldy).

”Animo petani Lampung ternyata sangat besar. Terlihat dari jumlah sampel yang mencapai 129 sampel. Kami sungguh bersemangat menyambut besarnya animo seperti ini,” sebut dia.

Ke depan, Kapal Api melalui Sulotco terus aktif menyelenggarakan acara ini sebagai bagian dari kepedulian grup Kapal Api untuk terus meningkatkan dan menjaga kualitas kopi Robusta di Lampung.

Mulyono menyebutkan, program ini akan menjadi agenda tahunan. ”Kami meyakini kesejahteraan petani juga akan terus meningkat, seiring dengan peningkatan kualitas mutu dan produktivitas kopi Robusta Lampung,” tandasnya.

Berdasar penilaian juri, dalam lomba dengan katagori natural process dan honey tersebut terpilih enam peserta dari Tanggamus. Mereka yang lolos berhak atas lelang kopi dengan harga cukup tinggi.

Pada bagian lain, Ketua Koperasi Fine Robusta Lampung Fahuri Wherlian Ali mengungkapkan, melalui kegiatan ini, para petani bisa berkomunikasi langsung dengan pembeli. “Jadi petani tidak lagi melalui tengkulak,” tambahnya.

Sementara Asisten II Perekonomian dan Pembangunan Taufik Hidayat dalam sambutannya mengatakan, apresiasi  petani kopi Robusta ini diharapkan bisa meningkatkan kualitas dan inovasi petani kopi Lampung. ”Semoga petani bisa meningkatkan kepercayaan dirinya, produktivitas dan melakukan kemajuan untuk Lampung agar lebih berinovasi,” pungkasnya. (mel/kyd)


Komentar

Rekomendasi