oleh

XL Axiata Hadirkan Jaringan NB-IoT, Solusi Bisnis Korporasi dan UKM

Radarlampung.co.id – PT XL Axiata terus memperkuat ekosistem dan mengembangkan pptensi bisnis solusi Internet of Things (IoT) dalam menyongsong Era Industri 4.0. Salah satu upaya yang dilakukan dengan meluncurkan secara komersial jaringan berteknologi Narrowband IoT (NB-IoT) di 31 Kabupaten dan Kota di Indonesia.

Peluncuran jaringan NB-IoT dan layanan solusi IoT ini juga merupakan upaya XL Axiata melalui XL Business Solution yang bertujuan untuk memperkuat bisnis layanan dalam melayani pasar korporasi dan UKM terhadap kebutuhan solusi IoT secara end to end dan customize. 

XL Axiata juga merangkul berbagai ekosistem pendukung seperti penyedia perangkat, platform, system security hingga Perguruan Tinggi dan institusi pendidikan terkait, serta komunitas yang memiliki minat melakukan riset dan pengembangan di bidang IoT untuk memanfaatkan jaringan NB-IoT.

Chief Enterprise & SME Officer XL Axiata Feby Sallyanto mengatakan, memasuki usia ke-23 melayani masyarakat Indonesia, XL Axiata akan terus mengembangkan layanannya disesuaikan dengan dinamika industri telekomunikasi, data dan pesatnya kemajuan teknologi digital yang terjadi.

“Kami melihat layanan IoT akan menjadi solusi bisnis pilihan di masa mendatang untuk korporasi dan UKM serta sekaligus menjadi sumber pertumbuhan kami di era Industri 4.0,” kata Feby, Kamis (26/9).

Feby menambahkan, upaya pengembangan ekosistem NB-IOT ini, XL Axiata juga menjalin kerjasama dengan beberapa pihak seperti Kementerian Komunikasi dan Informatika hingga Kementerian Perindustrian. 

Selain itu, sambung dia, XL Axiata juga sudah menjalin kerjasama dengan mitra lain seperti penyedia perangkat, platform, system security yang sudah teruji. 

“Bagi kalangan pendidikan, jaringan NB-IoT ini dapat dimanfaatkan para pengembang perangkat IoT baik dari pelajar atau mahasiswa, juga industri di setiap kota yang telah terkoneksi,” tandasnya.

Ke-31 kota dan kabupaten tersebut adalah DKI Jakarta, Bogor, Bandung, Purwakarta, Majalengka, Cimahi, Cirebon, Tasikmalaya, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Malang, Mojokerto, Denpasar, Mataram, Medan, Binjai, Lhoksumawe, Lubuk Linggau, Padang, Pekanbaru, Batam, Tanjung Pinang, Bengkulu, Banjarmasin, Bontang, Palangkaraya, Samarinda, Pontianak, Makassar, dan Kendari.  Tidak hanya berhenti sampai di 31 kabupaten dan kota, jaringan NB IoT akan terus dikembangkan hingga bisa menjangkau ke seluruh Indonesia. (gie/rls/kyd)



Komentar

Rekomendasi