oleh

Mahasiswa Darmajaya Ciptakan Alat Deteksi Dini Bencana Alam

radarlampung.co.id – Mahasiswa Sistem Komputer Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya Irfan Herdiansyah menciptakan alat Early Warning System atau sistem peringatan dini untuk bencana alam banjir dan tanah longsor.

Sistem yang dibuat merupakan hasil karya dari penelitian skripsinya yang berjudul Implementasi Peringatan Dini Bencana Banjir dan Tanah Longsor Berbasis Arduino yang dilakukan selama empat bulan. Pembuatan alat didasari atas keluh kesah warga Gedongtataan ketika menjalani Praktik Kerja Pengabdian Masyarakat (PKPM).

“Yang mendasari buat alat itu karena cerita saya dulu saat PKPM. Ada warga sekitar yang rumahnya berada di pinggiran aliran sungai yang bertanya sama saya untuk menanggulangi banjir di sekitar daerah tersebut (Gedongtataan,red),” ungkapnya, Minggu (29/9).

Menurutnya, fitue utama alat peringatan dini dan tanah longsor yang dibuatnya terletak pada pemakaian GSM (Global System for Mobile Communication) shield.

“GSM shield digunakan untuk mengirimkan notifikasi berupa SMS yang berisi informasi ketinggian air dan status tanda bahaya yaitu Siaga, Waspada dan Awas. Selain itu juga ditambahkan sirine yang akan berbunyi sebagai tanda peringatan kepada warga sekitar bahwa air telah mencapai batas tertentu sesuai dengan status tanda bahayanya,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Jurusan Sistem Komputer dan Teknik Komputer IIB Darmajaya Bayu Nugroho, S.Kom., M.Eng., mengatakan alat yang dibuat  mahasiswa S1 Sistem Komputer ini merupakan implementasi Smart System yang merupakan salah satu konsentrasi peminatan di Jurusan Sistem Komputer.

“Pembuatan alat yang dilakukan oleh Irfan sangat bermanfaat untuk daerah rawan bencana khususnya sebagai pencegahan dini dalam antisipasi bencana alam banjir dan tanah longsor,” tandasnya. (rls/rur/kyd)

Komentar

Rekomendasi