oleh

Berdalih Lebih Suka Anak-anak, Dua Bocah Tetangga Dicabuli

radarlampung.co.id – Dengan modal uang Rp5 ribu dan mengajari mantra, SW (54) mencabuli anak di bawah umur. Ada dua bocah berusia 10 tahun, yakni D dan Y yang menjadi korban lelaki bejat asal Kecamatan Limau, Tanggamus itu.

Kapolsek Limau AKP Ichwan Hadi mengungkapkan, mengatakan, kali terakhir, SW melakukan perbuatan bejatnya, di sebuah kebun, Jumat (26/9). Saat itu, warga memergokinya sedang mencabuli korban di sebuah gubuk.

”Saat itu sekitar pukul 11.00 WIB, menjelang salat Jumat. Dua warga curiga di gubuk itu masih ada aktivitas. Lantas mereka memeriksa gubuk dan melihat SW sedang mencabuli korban,” kata Ichwan Hadi mewakili Kapolres Tanggamus AKBP Hesmu Baroto, Senin  (30/9).

Awalnya, SW tidak mengakui perbuatannya. Namun warga melihat pakaian dalam korban berada di gubuk. Kasus ini kemudian dilaporkan ke Polsek Limau. ”Sebelum mencabuli korban yang masih bertetangga dengannya, tersangka mengimingi setiap anak dengan uang Rp5 ribu. Bahkan saat diamankan, ditemukan empat lembar uang pecahan Rp5 ribu,” sebut dia.

Ichwan menuturkan, awalnya SW hanya mencabuli Y. Namun ia dipergoki D dan bocah itu ikut dicabuli. ”Pengakuannya, sudah 5-6 kali melakukan pencabulan. Saat ini tersangka dan barang bukti pakaianserta uang Rp20 ribu kita amankan,” ujarnya.

Sementara SW mengaku beberapa kali mencabuli korban ditempat yang berbeda. Ia mengimingi uang dan akan mengajari korbannya mantra. Lelaki yang sudah memiliki tiga anak mengaku melakukan pencabulan lantaran dirinya lebih tertarik dengan anak-anak.

“Awalnya, saya mau ajarkan mantra-mantra sehingga mereka menurut. Sebab saya lebih suka anak-anak, sehingga saya melakukan perbuatan itu,” kata SW. (ral/ehl/ais)



Komentar

Rekomendasi