oleh

2020, 28 Desa Dapat Program Pamsimas

radarlampung.co.id – Sebanyak 28 desa di Lampung Selatan menjadi sasaran program sanitasi berbasis masyarakat (Pamsimas) 2020 mendatang. Secara keseluruhan, sejak digulirkan pada 2014, sudah ada 69 desa yanag mendapat bantuan dalam program tersebut.

Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan (Ekobang) Sekretariat Kabupaten Lampung Selatan Hermansyah Hamidi mengatakan, ditargetkan, akhir 2020 mendatang ada 135 desa mendapat program Pamsimas.

Hermansyah meminta Kelompok Pengelola Sarana Penyediaan Air Minum dan Sanitasi (KP-SPAMS) yang juga terhimpun dalam Asosiasi SPAMS Perdesaan Way Rajabasa bisa menjaga dan memelihara kelestarian Pamsimas secara partisipatif.

”Saat ini pencapaian target cakupan pelayanan akses wilayah perdesaan di Lampung Selatan untuk air minum aman telah mencapai angka 78.93 persen dan akses sanitasi layak baru mencapai 94.00 persen,” kata Hermansyah Hamidi dalam sosialisasi Pamsimas III, Selasa (1/10)

Baca :   Camat Jatiagung: Penolakan Jenazah Covid-19 Dilakukan Perorangan

Melihat angka tersebut, sambung Hermansyah, data harus menjadi perhatian bersama bagi seluruh pihak, terkait upaya mengejar target universal access 100 persen air minum dan sanitasi 2020.

“Kolaborasi antar pihak dalam mengejar ketertinggalan target tersebut menjadi sangat penting dan harus terus ditingkatkan. Seperti program andalan Lampung Selatan dalam rangka menuju jambanisasi 100 persen tahun 2019, yaitu Swasembada WC,” tegasnya.

Baca :   Camat Jatiagung: Penolakan Jenazah Covid-19 Dilakukan Perorangan

Sementara Ketua Kelompok Kerja Air Minum dan Penyehatan Lingkungan (Kapokja AMPL) Lampung Selatan Yanny Munawarty menjelaskan, sesuai dengan pedoman umum program pamsimas (P-1) 2016, pemkab wajib melaksanakan sosialisasi tingkat kabupaten sebelum melaksanakan proses seleksi dan penetapan desa sasaran penerima program Pamsimas 2020.

“Dalam proses seleksi ini nanti terdapat daftar desa yang menjadi calon desa sasaran. Lalu tersusunnya RKM yang berkualitas sehingga disahkan melalui SK Bupati Lampung Selatan,” ungkap Yanny. (yud/ais)

Komentar

Rekomendasi