oleh

14 Kecamatan Kekeringan, BPBD Bandarlampung Suplai 1,64 Juta Liter Air Bersih

radarlampung.co.id – Kemarau panjang berdampak pada kekeringan di sebagaian besar wilayah Kota Bandarlampung. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bandarlampung mencatat setidaknya 14 dari 20 kecamatan di Bandarlampung mengalami kesulitan air bersih.

Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik Sutarno melalui Kasi Tanggap Darurat Evaluasi dan Kebakaran Suhaimi mengatakan, mula-mula pada pertengahan Juni 2019, wilayah yang mengalami kekeringan dan kesulitan air bersih hanya 2 kecamatan.

Namun hingga akhir September 2019, wilayah yang membutuhkan air bersih semakin meningkat dan bertambah menjadi 14 kecamatan.

“Sepanjang September kita mencatat suplai air sebanyak 200 mobil yang berkapasitas tangki 5.000 liter,” ungkapnya kepada Radarlampung.co.id di kantornya, Kamis (3/10).

Ia merinci, suplai air bersih yang dilaklukan pihaknua pada Juni sebanyak 7 mobil untuk dua kecamatan, Juli 27 mobil untuk 6 kecamatan dan Agustus sebanyak 94 mobil untuk 11 kecamatan. Sehingga bila dihitung selama empat bulan itu, BPBD telah menyuplai sebanyak 1,64 juta liter air bersih.

Adapun 14 kecamatan yang mengalami kesulitan air bersih antara lain yaitu Sukabumi, Kedaton, Sukarame, Kedamaian, Panjang, Telukbetung Timur, Way Halim, Rajabasa, Kemiling, Tanjungkarang Pusat, Tanjungkarang Barat, Langkapura, Labuhanratu dan Enggal.

“Data ini kita ketahui berdasarkan permintaan warga yang mengalami kekeringan atau yang mengaku sumber air mereka mengalami kekeringan. BPBD rutin menyalurkan dengan menggunakan mobil berkapasitas 5.000 liter air,” tandasnya.(apr/kyd)

Komentar

Rekomendasi