oleh

Disdikbud Kota Bandarlampung Masih Kekurangan Guru

radarlampung.co.id- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandarlampung masih kekurangan guru yang berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN). Tercatat, Disdikbud Kota Bandarlampung membutuhkan sekitar 1.480 guru berstatus ASN untuk jenjang SD maupun SMP.

Kepala Seksi Pendidik dan Tenaga Kependidikan Disdikbud Kota Bandarlampung Supriatin, mengungkapkan, guru jenjang SD maupun SMP di lingkungan Disdikbud Kota Bandarlampung masih terbilang cukup kekurangan.

“Untuk jenjang SD kita membutuhkan sekitar 3177 guru, sedangkan saat ini kita memiliki 2.163 guru. Sedangkan untuk jenjang SMP, kebutuhan kita 1.897, sedangkan guru SMP berstatus ASN yang ada mencapai 1.431. Jadi total, guru ASN yang dibutuhkan pada jenjang SD 1.014 guru, dan SMP 466 guru,” katanya, Kamis (10/10).

Dikatakannya, kurangnya guru berstatus ASN selain belum maksimalnya pengangkatan guru, juga adanya guru yang pensiun di setiap tahunnya. Terlebih, jumlah guru pensiun setiap tahunnya tidak sedikit. Berdasarkan dari Data Pokok Pendidik (Dapodik) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, serta data dimiliki Disdikbud, sebanyak 272 guru ASN akan memasuki pensiun tahun 2019.

“Kalau melihat data guru ASN yang kelahiran 1959 sekitar 272 guru akan pensiun. Guru yang pensiun ini dari jenjang SD dan SMP, dan jumlah tersebut belum termasuk guru paud,”jelasnya.
Sementara, terkait bisa kembali diberdayakan guru-guru yang telah pensiun di usia 60 tahun, Supriatin tidak dapat banyak berkomentar.

“Sampai sekarang kan aturannya belum ada, baru berupa wacana. Wacana kan tidak bisa sebagai dasar. Secara pasti, dan jelas belum ada. Namun, dilihat juga, apakah guru tersebut maaih potensial. Tapi memang harusnya ada regenerasi,”tandasnya. (rur/wdi)



Komentar

Rekomendasi